Suara.com - Striker Timnas Singapura keturunan Indonesia, Ikhsan Fandi, meminta maaf usai menggalkan Thailand lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Thailand harus menerima pil pahit gagal lolos ke round ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, meski menang dengan skor 3-1 atas Singapura, Selasa (11/6/2024).
Skuad Gajah Perang gagal lolos dengan cara yang sakit. Padahal tim asuhan Masatada Ishii punya poin serta selisih gol yang sama dengan China.
Akan tetapi, Thailand kalah dalam head to head dengan China. Sehingga, Gajah Perang dipastikan tidak lolos.
Menariknya kegagalan Thailand ini berkat ulah dari striker keturunan Indonesia. Ia adalah Ikhsan Fandi yang bermain di timnas Singapura.
Ikhsan Fandi pun mengucapkan permintaan maaf usai unggahannya dikomentari kapten Timnas Thailand, Chanathip Songkrasin. Ia mengaku hanya melakukan tugasnya.
"Saya minta maaf, Jay. Saya mencintai kalian, tapi saya hanya melakukan tugasku," kata Ikhsan Fandi.
Sebagai informasi, Ikhsan Fandi merupakan pemain keturunan Indonesia. Ia adalah anak dari Fandi Ahmad.
Darah Indonesia di tubuh Ikhsan Fandi sendiri juga mengalir dari Fandi Ahmad, yang pernah mengakui keluarga ayahnya berasal dari Pacitan, Jawa Timur.
Baca Juga: Serial Arcane Season 2 Kembali Tampilkan Vi dan Jinx dalam Pusaran Konflik
Meski begitu, Ikhsan Fandi tidak bersyarat untuk memperkuat timnas Indonesia. Sebab, ia sudah mencatatkan 36 caps bersama Singapura.
Berita Terkait
-
Serial Arcane Season 2 Kembali Tampilkan Vi dan Jinx dalam Pusaran Konflik
-
Cara Membuat dan Mempersonalisasi Facebook Stories
-
Dispill Sarwendah, Intip Mewahnya Kamar Betrand Peto di Rumah Baru
-
3 Lawan Paling Berat yang Bakal Dihadapi Timnas Indonesia di Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Cerita Kusnadi Staf Hasto PDIP Ikut Dicecar Penyidik KPK Rossa Purbo soal Harun Masiku: Kamu Orang Islam Jangan Bohong!
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?