Suara.com - Pelatih Timnas Malaysia, Kim Pan-gon, memuji perkembangan Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong yang memadukan antara pemain keturunan dengan lokal.
Malaysia dipastikan tersingkir dari Kualifikasi Piala Dunia 2026. Meski menang lawan Chinese Taipei dengan skor 3-1, Harimau Malaya tetap finis di urutan ketiga dengan koleksi 10 poin.
Kim Pan-gon merasa perlu pembibitan yang bagus seperti Jepang dan Korea Selatan supaya malaysia memiliki timm nasional yang tangguh.
Namun, cara itu mungkin akan membutuhkan waktu yang lama. Ia pun menyarankan agar Malaysia mengikuti jejak timnas Indonesia dengan melakukan naturalisasi pemain keturunan.
"Upaya lain mungkin kita bisa mencontoh pelatih Indonesia untuk terbang ke Eropa mencari pemain naturalisasi. Tapi bagi saya yang paling penting adalah sistem pengembangan yang menghasilkan pemain lokal terbaik," jelas Kim Pan-gon.
Kim Pan-gon tak ragu memuji Timnas Indonesia yang segera akan menjadi tim terbaik di Asia Tenggara. Ia menegaskan wajib untuk mengejar supaya tak tertinggal.
"Upaya selanjutnya adalah strategi bersaing dengan tim lain. Bagi saya Indonesia akan menjadi tim terbaik dengan apa yang sudah mereka lakukan, tapi Malaysia harus menantang mereka," sambungnya.
Adapun timnas Indonesia sendiri memang sedang melonjak. Skuad Garuda jadi satu-satunya tim ASEAN yang lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Keberhasilan tidak terlepas dari peran Shin Tae-yong yang menambah pemain-pemain keturunan Indonesia yang bangga membela Garuda di dada.
Baca Juga: Jelang Piala AFF U-16 2024, Persiapan Timnas Indonesia Sentuh 75 Persen
Berita Terkait
-
Jelang Piala AFF U-16 2024, Persiapan Timnas Indonesia Sentuh 75 Persen
-
Erick Thohir Gelar Pertemuan Serius dengan STY, Apa yang Dibahas?
-
Komentari Debut Calvin Verdonk, Pemain Keturunan Seharga Rp 121,6 Miliar Diserbu Netizen
-
4 Rekor Menarik Usai Timnas Indonesia Melaju ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Ashanty Sesalkan Panitia Belum Juga Klarifikasi Terkait Insiden 'Mendadak Konser' di GBK
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga