Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, milik FC Copenhagen, Kevin Diks dirumorkan menjadi salah satu pemain yang bersedia dinaturalisasi demi membela Timnas Indonesia.
Kevin, yang merupakan pemain berposisi bek, punya darah Indonesia dari ibunya, Natasja Diks-Bakarbessy yang merupakan perempuan asal Maluku.
Pemain berusia 27 tahun itu tercatat belum pernah dipanggil ke timnas Belanda level senior. Dia hanya bermain di kelompok umur dari U-19, U-20 dan U-21.
Meski tampil memukau bersama FC Copenhagen di Liga Champions di mana dia membantu timnya mengalahkan Manchester United 4-3 pada akhir tahun lalu, namanya tidak masuk dalam skuad Belanda di Euro 2024.
Situasi itu membuat Kevin Diks masih memenuhi syarat untuk berseragam Timnas Indonesia. Masalahnya, belum ada kepastian apakah sang pemain siap untuk dinaturalisasi.
Meski begitu, terdapat tiga tanda yang membuat rumor Kevin Diks akan segera membela Timnas Indonesia bisa menjadi kenyataan. Berikut ulasannya.
1. Peran Marc Klok
Marc Klok, gelandang Persib Bandung yang juga berdarah Belanda, mengungkap bahwa Kevin Diks pernah berdiskusi dengannya tentang proses naturalisasi menjadi WNI. Klok pun siap membantu Diks dalam proses tersebut.
"Kevin banyak bertanya pada saya tentang bagaimana saya mengambil proses naturalisasi," kata Marc Klok beberapa tahun lalu dikutip dari Goal, Senin (17/6/2024).
Baca Juga: Masalah Timnas Indonesia juga Dialami oleh 'Timnas Pusat' di Euro 2024
"Dia mau saya membantu, saya bisa beri banyak informasi tentang proses naturalisasi dan sepakbola Indonesia."
2. Kode FC Copenhagen
FC Copenhagen, klub Kevin Diks, memberikan kode melalui media sosial mereka yang mengindikasikan bahwa sang pemain akan segera bergabung dengan Timnas Indonesia.
Kode tersebut berupa bendera Belanda, ikon "loading", dan bendera Indonesia.
3. Niat PSSI
Pengamat sepak bola Ronny Pangemanan atau Bung Ropan, menyatakan bahwa PSSI tengah berusaha untuk menaturalisasi Kevin Diks.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong: Saya Senang Bikin Sejarah di Timnas Indonesia, Satu Stadion GBK Panggil Namaku
-
Shin Tae-yong Berambisi Bawa Timnas Indonesia Lawan Korea di Babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Mudah Dikalahkan
-
Ramadhan Sananta Ngaku Satu Tipe dengan Erling Haaland, Nantikan Aksi Lewandowski di Euro 2024
-
Nathan Tjoe-A-On Dibuat Salting Aktris Indonesia, Senyam-senyum Sendiri
-
Pemain Keturunan Rp69 Miliar Pernah Hubungi Marc Klok, Segera Bela Timnas Indonesia?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim