Suara.com - Cristiano Ronaldo semakin mengukuhkan status legendarisnya di sepak bola Eropa pada Rabu (19/6/2024) dini hari WIB. Striker 39 tahun itu mengukir rekor sebagai pemain pertama yang tampil di enam edisi Euro atau Kejuaraan Eropa.
Pencaiapan dahsyat itu terukir dalam karier gemilang Ronaldo saat dirinya membantu Portugal melakoni comeback dramatis 2-1 melawan Republik Ceko.
Perjalanan Ronaldo di Euro dimulai pada tahun 2004, di mana Portugal menjadi tuan rumah turnamen tersebut namun kalah di final melawan Yunani.
Ia kemudian memimpin negaranya meraih gelar juara pada Euro 2016, satu-satunya trofi internasional utama mereka, kendati cedera memaksanya diganti lebih awal di babak final.
Pelatih Portugal, Roberto Martinez, tetap memasukan pemain veteran itu ke dalam skuad meskipun ia "cuma" bermain untuk klub Arab Saudi, Al-Nassr, yang berada di luar lima liga teratas Eropa.
Meskipun Ronaldo menunjukkan beberapa momen kecemerlangannya, malam kontra Ceko awalnya tampak sunyi baginya. Sundulan telatnya yang membentur Diogo Jota dan masuk ke gawang dianulir karena offside tipis melalui VAR.
Namun, kegigihan Portugal terbayar di saat-saat terakhir. Pemain pengganti Francisco Conceição menjadi pahlawan dengan mengamankan kemenangan dramatis melalui sontekan jarak dekat pada menit ke-92.
Kemenangan diraih setelah pertandingan menegangkan di mana Republik Ceko mencetak gol terlebih dahulu. Lukáš Provod melepaskan tembakan jarak jauh yang luar biasa pada menit ke-62, membawa Ceko unggul.
Portugal merespons dengan cepat, melalui keberuntungan mereka berhasil menyamakan kedudukan. Umpan silang yang salah diantisipasi oleh kiper Ceko Jindich Stank malah membentur beknya sendiri, Robin Hraná, dan masuk ke gawang.
Baca Juga: Trivia Portugal vs Republik Ceko, 5 Fakta Menarik Laga Grup F Euro 2024
Ronaldo, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Euro dengan 14 gol, telah mencetak gol di setiap Kejuaraan Eropa yang ia ikuti. Kini ia berpeluang menjadi pencetak gol tertua dalam sejarah kompetisi tersebut di laga ke depan.
Pemain Portugal lainnya, Pepe, juga memecahkan rekor. Di usia luar biasa 41 tahun 113 hari, ia menjadi pemain tertua yang pernah tampil di Kejuaraan Eropa.
Pencarian Portugal untuk meraih kejayaan Euro 2024 berlanjut pada Sabtu (23/6/2024) melawan Turki, kemudian disusul pertandingan melawan Georgia pada Rabu depan.
Tim ini berharap dapat membangun kemenangan pembuka ini dan berpotensi melihat Ronaldo menambah catatan sejarahnya yang sudah melegenda di ajang Euro.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Cetak 6 Gol, Messi Jaga Jarak dari Dembele, Mbappe dan Haaland
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
19 Gol Lionel Messi di Piala Dunia, La Pulga Tetap Sanjung Ronaldo
-
Piala Dunia Itu Kejam! Pesan Mendalam Fabio Cannavaro Usai Timnas Uzbekistan Tersingkir