Suara.com - Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, memantapkan tekadnya untuk memberikan prestasi terbaik bagi tim Garuda.
Keteguhan hati STY terungkap dalam video yang diunggah di kanal YouTube mantan atlet bisbol Korea Selatan, Yang Joon-hyuk.
Pelatih berusia 53 tahun itu mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama di Indonesia.
"Di Indonesia saya memiliki saudara-saudara yang baik. Saya berterima kasih," ungkap STY dalam video tersebut.
Dedikasi STY untuk Timnas Indonesia tak perlu diragukan lagi. Sebelum kembali ke Korea Selatan, ia bertekad untuk memberikan yang terbaik dan bekerja lebih keras demi kemajuan tim Garuda.
"Saya perlu berbuat lebih baik di Indonesia dan akan bekerja lebih keras di masa depan, dan kembali ke Korea," tegas STY.
Di hadapan para tamu undangan yang mayoritas berasal dari Korea Selatan, STY tak kuasa menahan rasa harunya.
Ia mengaku banyak meneteskan air mata di Indonesia akhir-akhir ini, terharu oleh kehangatan hati masyarakat Indonesia.
Cari pemain keturunan lagi
Baca Juga: Penjelasan PSSI Soal HAKI Logo Timnas Indonesia di Jersey Baru Atas Nama Pribadi
Timnas Indonesia akan menjadi tim paling lemah dari segi ranking FIFA yang lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Hal ini membuat Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong alias STY siap-siap mencari pemain keturunan yang berbakat.
Timnas Indonesia lolos ke putaran ketiga setelah menjadi runner-up Grup F dengan 10 poin di fase kedua. Skuad Garuda melaju menemani Irak sebagai juara grup.
Kepastian itu didapat setelah Timnas Indonesia mengalahkan Filipina dua gol tanpa balas dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2024) malam.
Gol dicetak oleh Thom Haye dan Rizky Ridho.
Ini merupakan prestasi tersendiri bagi Timnas Indonesia bisa lolos hingga putaran ketiga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis