Suara.com - Matchday kedua Grup F Euro 2024 antara Turki vs Portugal akan digelar di Signal Iduna Park, Sabtu (22/6/2024) pukul 23.00 WIB. Laga ini diprediksi bakal sengit, mengingat pemenang berhak atas satu tiket babak 16 besar.
Turki dan Portugal saat ini menempati posisi satu dan dua klasemen sementara Grup F Euro 2024. Keduanya sama-sama mengantongi tiga poin, hasil dari matchday pertama.
Di laga perdana Portugal berhasil meraup poin penuh usai mengalahkan Republik Ceko dengan skor tipis 2-1. Sementara Turki yang tampil mengagumkan melumat Georgia.
Tim debutan di Euro 2024 itu dihajar Turki tiga gol berbalas satu.
Meski tampil memukau di matchday pertama, di atas kertas, Turki tetap underdog di laga ini. Portugal yang bermaterikan pemain-pemain bintang dijagokan menang di Signal Iduna Park.
Catatan pertemuan kedua tim pun memihak pada Selecao das Quinas yang mendominasi dengan empat kemenangan dan satu kekalahan atas Turki di lima duel terakhir mereka.
Materi pemain dan catatan pertemuan tersebut memang menegaskan jika Portugal superior dalam duel ini. Akan tetapi jika melihat aksi kedua tim di matchday pertama, Cristiano Ronaldo cs dipastikan tidak akan mudah menundukkan tim berjuluk Bintang Bulan Sabit besutan Vincenzo Montella.
"Setelah pertandingan melawan Republik Ceko, kami menjadi lebih baik, kami lebih siap. Kami tahu bahwa bahkan setelah tertinggal satu gol, kami dapat membalikkan keadaan. Sekarang kami bermain melawan Turki, semua orang harus siap, baik yang masuk starting Eleven maupun cadangan," kata Pelatih Portugal Roberto Martinez.
“Turki akan berbeda dengan Republik Ceko. Mereka adalah perpaduan luar biasa antara talenta muda dan pengalaman," sambungnya dikutip laman resmi UEFA, Jumat (21/6/2024).
"Arda Guler dan [Kenan] Yldz adalah pemain muda tetapi memainkan peran penting dalam tim, dan mereka didukung oleh pengalaman pemain seperti [Hakan] Calhanoglu. Mereka punya banyak kualitas dalam penguasaan bola dan pelatih telah memberi mereka struktur pertahanan yang sangat kuat."
“Pertandingan ini penting bagi kami untuk maju, menciptakan daya saing di ruang ganti, untuk berkembang."
Prediksi Susunan Pemain
Turki (4-2-3-1): Gunok; Muldur; Akaydin, Bardakci, Kadioglu; Ayhan, Ozcan; Guler, Calhanoglu, Yildiz; Yilmaz.
Pelatih: Vincenzo Montella.
Portugal (3-4-1-2): Costa; Dias, Pepe, Inacio; Vitinha; Cancelo, Fernandes, Silva, Mendes; Joao Felix, Cristiano Ronaldo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit
-
Perkuat Jejaring Global, Persib Boyong Eks PSG ke Kedutaan Besar Prancis
-
John Herdman Sudah Ngobrol dengan Pemain Serba Bisa Kelahiran Finlandia Jelang FIFA Series 2026
-
1700 Hari Nganggur, Zinedine Zidane Sepakat Latih Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Reaksi Ipswich Town Lihat Elkan Baggott Mau Kembali Perkuat Timnas Indonesia
-
Prediksi Starting XI Italia vs Irlandia Utara: Gennaro Gattuso Pusing Banyak Pemain Cedera
-
Bos Go Ahead Bongkar Niat Jahat NAC Breda Permasalahkan Status WNI Dean James
-
Reuni Rasa Liga Inggris di GBK, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Jadi Panggung Panas
-
Calvin Verdonk Diserang Fans Marseille, Suporter Lille Minta Bantuan Warganet Indonesia