Suara.com - Fakta mengejutkan soal Trista Gooijer, salah satu pemain keturunan Belanda yang menolak menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), ada situasi yang sangat sulit untuk bisa dijelaskan.
Tristan Gooijer sebenarnya sudah lama dikaitkan dengan Indonesia, sebagai salah satu pemain keturunan dengan karier sepak bola mentereng di Belanda.
Publik Tanah Air tentu berharap PSSI bisa menaturalisasi Tristan Gooijer, untuk kemudian membela Timnas Indonesia di ajang bergengsi.
Sayangnya, pemain seharga Rp34 miliar itu mengungkap kesulitan yang dihadapi soal kemungkinan menjadi WNI dan membela Timnas Indonesia.
Baru-baru ini, Gooijer mengungkap fakta cukup mengejutkan perihal dirinya diberi tawaran untuk menjadi WNI dalam pendekatan yang dilakukan PSSI.
Pemain Ajax Amsterdam itu mengaku sudah dihubungi oleh PSSI, namun secara pribadi Tristan Gooijer belum mendalami situasinya.
Menurut pemain yang pernah membela Timnas Belanda U-19 itu, ada sesuatu yang sulit ia jelaskan dan membuatnya terhalang menjadi WNI.
Tak jelas apa sesuatu yang dimaksud Tristan, ia hanya menyebut situasinya berbeda dengan pemain lain dan itu tidak bisa ia jelaskan.
"PSSI pernah menghubungi saya, tapi saya belum mendalami situasinya," ucap Tristan Gooijer.
Baca Juga: Heboh Kasus Welber Jardim, Disebut Soal Kepastian Kewarganegaraan
"Karena situasi saya beda tentunya dari pemain lain. Situasi saya lebih berbeda dan sedikit sulit untuk menjelaskan," imbuhnya.
Pemain berposisi bek kanan yang saat ini membela Ajax Amsterdam, diketahui memiliki darah keturunan Indonesia dari Maluku.
Meski begitu, Gooijer belum tahu situasi pasti mengenai Maluku dan Indonesia, hal ini ia ungkap dalam wawancara bersama Yussa Nugraha.
Dalam momen itu, Gooijer mengaku sempat mengunggah bendera Indonesia setelah ia tahu memiliki keturunan asal Maluku.
"Kita ngobrol dengan baik. Tapi aku belum mendalami situasinya. Dulu aku pernah post bendera Indonesia di bio instagramku," ujar Gooijer ke Yussa Nugraha.
"Karena aku pikir aku ada darah Indonesia. Dan aku dikasih tahu dari keluargaku kalau Maluku beda dari Indonesia," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Heboh Kasus Welber Jardim, Disebut Soal Kepastian Kewarganegaraan
-
Semakin Nyata, 4 Pemain Liga Jerman Dukung Daniel Klein Bela Timnas Indonesia
-
Punya Lemparan seperti Pratama Arhan, Fabio Azka Langsung Diserbu Netizen
-
Lagu Tanah Airku Bikin Para Pemain Timnas Indonesia U-16 Menangis seusai Gasak Singapura
-
Nonton Timnas Indonesia U-16 di Stadion Manahan, Selvi Ananda Pakai Sandal Setara 7 Kali Lipat UMR Solo
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Trump Tak Bisa Jamin Keamanan, Presiden Meksiko: Timnas Iran Boleh Main di Negara Kami
-
Antonio Rudiger Nikmati Duel Lawan Erling Haaland
-
Riccardo Calafiori Tak Sabar Menantikan Akhir Musim yang Manis
-
Timnas Indonesia Jadi yang Pertama! Ini 3 Negara ASEAN yang Lolos ke Piala Asia 2027
-
Cinta Manchester City ke Ousmane Dembele Bertepuk Sebelah Tangan
-
Thom Haye Bangga Maarten Paes Gabung Ajax, Ingatkan Tekanan Besar Menanti
-
Gagal Antar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Kini Punya Jalur ke Piala Dunia 2026 Via Negara Lain
-
Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah
-
Manchester City vs Real Madrid: Misi Mustahil Pasukan Pep Guardiola di Etihad
-
Bulgaria Pincang ke Indonesia: Kapten Tim dan Mesin Gol Klub Papan Atas Absen di FIFA Series 2026