Suara.com - Maarten Paes, kiper muda berbakat keturunan Indonesia, belum bisa memperkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Salah satu kendalanya adalah proses perpindahan federasi dari Belanda ke Indonesia yang terhambat oleh statuta FIFA dan biaya sidang fantastis di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Biaya sidang di CAS untuk kasus Maarten Paes ditaksir mencapai 1 hingga 2 juta dolar Amerika Serikat atau setara Rp16 miliar sampai Rp32 miliar.
Nilai ini belum termasuk ongkos pengacara dan transportasi. Jadi rincian uang segitu diprediksi untuk biaya sidang saja.
Hal ini menjadi salah satu faktor yang membuat proses penyelesaian kasusnya tertunda.
"Biaya untuk bertarung di CAS ternyata tidak murah. Mungkin untuk Erick Thohir atau PSSI tidak mahal, tapi bagi banyak orang itu angka yang fantastis," ungkap Haris Pardede, pengamat sepak bola Tanah Air, di kanal Youtube-nya.
Meskipun PSSI terbebani dengan biaya besar, mampukah mereka menyelesaikan proses perpindahan federasi Maarten Paes agar ia bisa memperkuat Timnas Indonesia di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026?
Sebelumnya PSSI optimis pemain FC Dallas itu bisa berbaju Merah Putih suatu saat nanti.
Seperti diketahui, Maarten Paes belum bisa membela Timnas Indonesia meski sudah berstatus sebagai WNI. Hal ini dikarenakan pemain yang berposisi sebagai kiper itu pernah membela tim nasional Belanda ketika usianya 22 tahun.
Baca Juga: Potret Estella Loupatty, Calon Tandem Noa Leatomu: Cocok Pacaran dengan Justin Hubner?
Alhasil, PSSI mencoba membawa permasalahan ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Ini supaya sang pemain terbebas dari aturan FIFA.
Berdasarkan regulasi FIFA, seorang pemain bisa berganti dan bermain untuk tim nasional lainnya jika berusia di bawah 21 tahun pada saat terakhir bermain baik itu tim junior ataupun senior di pertandingan resmi.
Lantas, sampai mana proses Maarten Paes di CAS? Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga mengaku masih menunggu sidang yang dilakukan.
"Maarten Paes perkembangan masih coba terus, di FIFA masih ada peluang, di CAS juga ada peluang, berbarengan semua (prosesnya). Siapa yang bisa nentuin jadwal sidang? enggak bisa kita atur-atur jadwal sidang pengadilan," kata Arya kepada awak media, Rabu (19/6/2024).
Arya mengaku cukup yakin Paes bisa membela Timnas Indonesia. Pasalnya, status pemain kini sudah menjadi WNI.
Ia berharap sang pemain sudah bisa membela Timnas Indonesia di round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Skuad Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026 Disorot Media Vietnam: Cuma Satu Pemain Eropa
-
Mau Adakan Nonton Bareng Piala Dunia 2026? Daftar ke TVRI Lewat Link Ini
-
Semifinal Liga Champions: Mikel Arteta Bidik Kemenangan di Markas Atletico Madrid
-
Jarang Main di Persija, Shayne Pattynama Siap Buktikan Diri di Timnas Indonesia
-
Kata Pelatih Borneo FC Soal Peluang Gusur Persib dari Puncak Klasemen Super League
-
Dikabarkan Latih Tim Mini Soccer di Indonesia, Ini Rekam Jejak Karier Shin Tae-yong
-
FIFA Kenalkan Aturan Baru Kartu Merah di Piala Dunia 2026 untuk Perangi Rasisme
-
Perjuangan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 Diangkat ke Film Dokumenter, Tayang Juni
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Prioritaskan Persib Bandung
-
Kesulitan di Klub, Mees Hilgers Masih Layak Dipanggil Timnas Indonesia?