Suara.com - Salah satu pemain keturunan Indonesia, Joe Suk, kini bernasib miris setelah sempat ngeprank Timnas Indonesia. Pemain kelahiran Belanda itu sempat diincar PSSI untuk menjalani proses naturalisasi.
Cerita awal proses naturalisasi Joey Suk sebetulnya sudah mencuat sejak tahun 2011 silam. Pemain keturunan Indonesia-Belanda itu sudah melewati berbagai proses dan tinggal menjalani sumpah menjadi WNI.
Prosesi sumpah tersebut sebetulnya sudah dijadwalkan pada Rabu, 3 Agustus 2011. Namun, Joey Suk malah tidak datang di acara tersebut. Padahal, dua pemain lainnya, Diego Michiels dan Ruben Wuarbanaran, sudah datang.
Pada mulanya, ketiga pemain ini diproyeksikan menjadi amunisi Timnas Indonesia U-23 pada SEA Games 2011. Setelah tak hadir dalam prosesi sumpah tersebut, Joey Suk sempat dapat waktu tambahan selama tiga bulan dari pemerintah.
Akan tetapi, Joey Suk malah tetap tidak hadir dengan alasan yang dianggap tidak sah. Oleh karena itu, pemain kelahiran Deventer, Belanda, itu dinyatakan batal menjalani proses naturalisasi.
Dari rumor yang beredar saat itu, Joey Suk memang tidak ingin melanjutkan proses naturalisasi karena kisruh yang terjadi dalam tubuh PSSI. Dia akhirnya memutuskan mengundurkan diri dan ngeprank banyak pihak.
Bagaimana Nasibnya Sekarang?
Kini, setelah lebih dari satu dekade proses naturalisasi tersebut batal, Joey Suk malah mengalami nasib yang tragis. Pasalnya, dia berstatus menganggur karena tidak memiliki klub untuk melanjutkan kariernya.
Pemain berusia 34 tahun itu terakhir kali memperkuat klub kasta tertinggi Liga Siprus, Karmiotissa FC. Sebelumnya, Joey Suk direkrut dari klub asal Kroasia, HNK Gorica, pada 14 Juli 2023.
Baca Juga: Timnas Indonesia, STY dan Kenangan Buruk yang Menghantui Timnas Korea Selatan
Kontrak Joey Suk bersama Karmiotissa pun berakhir pada 13 Februari 2024. Sejak saat itu, dia berstatus menganggur alias without klub. Joey Suk tercatat tak memiliki klub setelah meninggalkan Karmiotissa.
Padahal, Joey Suk punya rekam jejak yang cukup mentereng saat masih aktif bermain. Dia pernah bermain bersama sejumlah klub elite di Negeri Kincir Angin semacam Go Ahead Eagles hingga NAC Breda.
Bersama klub terakhirnya, pemain yang berposisi sebagai gelandang itu tercatat mengukir dua gol dari 21 pertandingan di semua ajang. Sampai saat ini, dia belum mengumumkan rencana untuk pensiun.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia, STY dan Kenangan Buruk yang Menghantui Timnas Korea Selatan
-
3 Alasan Striker Bayern Munchen David Jonathans Mustahil Bela Timnas Indonesia
-
Gabung Oxford United, Marselino Ferdinan Berpeluang Duet Bareng Eks Gelandang Liverpool
-
Kantongi 3 Caps bersama Luksemburg, David Jonathan Masih Bisa Bela Timnas Indonesia?
-
Pasang Foto STY, FIFA Ajak Fans Prediksi Lawan Timnas Indonesia di Putara 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026
-
Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?