Suara.com - Timnas Indonesia tergabung di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia bersama raksasa Asia Jepang, Australia dan Arab Saudi serta dua tim kuat lainnya, Bahrain dan China.
Hasil drawing yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (27/6/2024) memang menempatkan Timnas Indonesia di grup neraka Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Bagaimana tidak, Jepang, Australia dan Arab Saudi merupakan raksasa Asia langganan Piala Dunia.
Indonesia merupakan negara dengan ranking FIFA terendah di Grup C yaitu peringkat 134 dunia.
Bisa dibilang, China yang ada di peringkat 88 dunia dan Bahrain yang ada di peringkat 81 ranking FIFA, adalah lawan yang paling 'realistis' untuk Timnas Indonesia bisa meraih hasil positif di Grup C ini.
Peringkat satu dan dua dari enam tim di tiga grup Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan langsung lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 di Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat.
Sementara peringkat tiga dan empat akan lanjut ke Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, dan masih bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Meski demikian, bicara head to head, Timnas Indonesia sebenarnya punya rekor pertemuan yang inferior melawan China.
Tim senior Garuda tercatat telah bertemu dengan China sebanyak 17 kali di semua kompetisi. Hasilnya, Indonesia hanya mampu meraih tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan sisanya berakhir dengan kekalahan.
Rekor pertemuan Indonesia melawan Bahrain sedikit lebih baik. Dari tujuh pertemuan, Indonesia menang dua kali --termasuk kemenangan 2-1 di Piala Asia 2007, imbang dua kali, dan kalah tiga kali.
Namun, Timnas Indonesia senior pernah mencatatkan kekalahan terbesar di laga internasional sepanjang sejarah saat dihajar Bahrain 0-10 pada Kualifikasi Piala Dunia 2014.
Head to Head Timnas Indonesia vs China:
Head to Head Timnas Indonesia vs Bahrain:
Tag
Berita Terkait
-
Alasan Mengejutkan Fred Grim Tak Mainkan Maarten Paes Lawan AZ Alkmaar
-
John Herdman Semringah, Jay Idzes Bikin Bintang AC Milan Luka Modric Bertekuk Lutut
-
Maarten Paes Belum Cukup, Jordi Cruyff Bakal Menggila Bawa Pemain Top ke Ajax
-
Eks Pemain Ajax Doakan Timnas Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026
-
Jadwal dan Link Streaming Final Piala Asia Futsal 2026: Timnas Indonesia Cetak Sejarah
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
5 Alternatif Area Parkir di Indonesia Arena, Bersiap Timnas Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026
-
Panduan Lengkap Cara Menuju Indonesia Arena Tonton Final Piala Asia Futsal 2026
-
Alasan Mengejutkan Fred Grim Tak Mainkan Maarten Paes Lawan AZ Alkmaar