Suara.com - Kiper Indonesia, Maarten Paes, resmi menjadi rekan satu tim Lionel Messi di skuad MLS All-Star 2024. Namun, kabar buruk langsung menghampirinya tak lama dari pengumuman itu.
Paes menjadi salah satu kiper yang masuk skuad MLS All-Star 2024 lewat jalur voting dari fans dan para pemain. Dia akan jad rekan setim Messi pada 24 Juni mendatang.
Namun, di tengah kabar menggembirakan yang turut bikin bangga klubnya yakni FC Dallas, Maarten Paes mendapat kabar buruk.
Pengamat sepakbola nasional, Ronny Pangemanan, menyebut Maarten Paes belum bisa tampil saat Timnas Indonesia memainkan laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada September mendatang.
Hal itu terjadi karena sidang perihal perubahan asosiasi Maarten Paes dari KNVB (Belanda) ke PSSI, disebut baru akan digelar oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada Oktober 2024.
“Maarten Paes belum bisa [main di bulan September]. Jadi jelas teman-teman, ini informasi langsung dari pak Ketua Umum (Erick Thohir), bukan dibuat-buat,” kata Ronny, dikutip dari kanal YouTube, Bung Ropan.
Maarten Paes sejatinya menyelesaikan proses naturalisasi pada April lalu, tepatnya tanggal 30 selepas menjalani sumpah sebagai warga negara Indonesia (WNI).
Kiper 25 tahun ini belum bisa memperkuat Timnas Indonesia karena proses perubahan asosiasi dari KNVB ke PSSI terganjal aturan FIFA.
Dalam artikel 9 ayat 2 peraturan FIFA soal pergantian asosiasi, disebutkan seorang pesepak bola bisa berganti tim nasional jika berusia di bawah 21 tahun saat kali terakhir membela negara pertamanya baik di level junior maupun senior dalam pertandingan resmi.
Baca Juga: Nova Arianto Segera Temui Shin Tae-yong Bicarakan Nasibnya Sebagai Asisten Pelatih Timnas Indonesia
Selain itu, sang pemain juga tidak memiliki caps lebih dari tiga kali di tim nasional pertamanya dan wajib tidak tampil membela tim nasional pertamanya di kompetisi level "A" dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Paes diketahui pernah membela Belanda U-21 di Kualifikasi EURO U-21 2021 saat usianya sudah 22 tahun. Hal ini membuatnya tidak memenuhi syarat FIFA dan debutnya di Timnas Indonesia harus ditunda.
Paes diketahui pernah membela Belanda U-21 di Kualifikasi EURO U-21 2021 saat usianya sudah 22 tahun. Hal ini membuatnya tidak memenuhi syarat FIFA dan debutnya di Timnas Indonesia harus ditunda.
Meskipun mengalami penundaan debut, Paes tetap menunjukkan optimismenya. Dia terus berlatih keras bersama FC Dallas dan berharap bisa segera membela Timnas Indonesia di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek