Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott ternyata masih menjaga komunikasi dengan PSSI meski belakangan dipinggirkan pelatih Shin Tae-yong.
Hal itu diungkapkan Sekjen PSSI, Yunus Nusi. Menurutnya, federasi akan tetap berkomunikasi dengan para pemain berpaspor Indonesia.
"Oh iya, tim kita juga tetap bangun komunikasi (dengan Elkan Baggott)," kata Yunus Nusi kepada awak media.
Nasib Elkan Baggott di Timnas Indonesia sebelumnya menjadi spekulasi setelah tak dibawa Shin Tae-yong untuk dua laga terakhir Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Juni lalu.
Keputusan Shin Tae-yong muncul tak lama setelah Elkan Baggott tidak mengindahkan panggilan sang pelatih untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 dalam playoff Olimpiade 2024 kontra Guinea U-23.
Saat itu, Shin Tae-yong mengisyaratkan kesal dengan Elkan Baggott. Dia meminta awak media untuk mencari tahu sendiri apa alasan bek Ipswich Town itu tak memenuhi panggilannya.
Di tengah situasi tak menentu, PSSI memastikan tetap berkomunikasi dengan Elkan Baggott. Sang pemain pun berkesempatan kembali dipanggil untuk putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada September mendatang.
Pasalnya, Timnas Indonesia akan kehilangan Justin Hubner yang mendapat akumulasi kartu di putaran kedua. Slot kosong itu bisa diisi oleh Baggott yang juga memiliki kaki terkuat kiri.
Baca Juga: Coach Justin Bongkar 2 Pemain Keturunan yang Akan Gabung Timnas Indonesia, Posisinya Bek dan Striker
Berita Terkait
-
Moncer Bersama STY, Pelatih Asal Brasil Anggap Timnas Indonesia Sudah Tak Perlu Mementingkan Level ASEAN
-
PSSI Bongkar Nasib Maarten Paes di Timnas Indonesia: Kami Sudah Berusaha Maksimal
-
Beda Kelas dengan Timnas Indonesia yang Lolos Kualifikai Piala Dunia 2026, 3 Rival ASEAN Malah Bikin Turnamen Sendiri
-
PSSI Minta Shin Tae-yong Buru-buru Kembali ke Indonesia, Alasannya Masuk Akal
-
Beda Masalah 2 Kiper Naturalisasi hingga Belum Bisa Debut di Timnas Indonesia
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat