Suara.com - Lamine Yamal dan Gabriel Han Willhoft-King sama-sama berpredikat sebagai bocah ajaib. Intip perbandingan harga pasar dua wonderkid yang menjadi sorotan.
Sebagaimana diketahui, Gabriel Han Willhoft-King menjadi sorotan karena punya darah keturunan Indonesia. Pemain kelahiran tahun 2006 baru saja digaet oleh Manchester City.
Gabriel Han Wilhoft-King mengatakan sudah 10 tahun di Tottenham Hotspur dan waktunya dia ingin berkelana mencari pengalaman di klub liga Inggris lain.
"Setelah 10 tahun di Spurs, saya telah memutuskan untuk mengambil langkah selanjutnya dalam perjalanan saya," ucap Han Wilhoft-King dikutip dari Chosun.
Di sisi lain, kini muncul wonderkid yang menggemparkan dunia yaitu Lamine Yamal. Usianya yang masih belia, ia berhasil menembus timnas Spanyol di Euro 2024.
Spesialnya bocah yang akan berusia 17 tahun pada 13 Juli nanti selalu menjadi andalan dalam enam pertandingan La Furia Roja. Ia pun baru saja mencatatkan rekor sebagai pencetak gol termuda di Euro 2024.
Pemain muda Barcelona ini sukses mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan fantastis ketika melawan Prancis di semifinal Euro 2024, Rabu (10/7/2024) dini hari WIB.
Berkat satu golnya itu, Spanyol berhasil melaju ke final Euro 2024 usai menumbangkan Prancis dengan skor 2-1.
Perbandingan harga pasar Lamine Yamal vs Han Willhotft-King
Baca Juga: Media Korea Selatan Ungkap Alasan Gabriel Han Willhoft-King Tolak Timnas Indonesia
Sama-sama berstatus wonderkid dan pemain potensial. Lantas bagaimana perbandingan harga pasar Lamine Yamal dan Han Willhoft-King.
Suara.com menukil dari laman Transfermarkt, bahwa harga pasar Lamine Yamal ternyata sangat fantastis menyentuh angka 1,5 triliun.
Wajar saja di usianya yang masih muda harganya sudah tinggi karena ia telah menembus tim utama Spanyol dan Barcelona.
Di sisi lain, Han Willhoft-King masih belum muncul harga pasarnya. Sebab, pemain potensial ini masih berkutat di tim kelompok umur.
Musim lalu, pemain keturunan Indonesia ini bermain di Tottenham Hotspur U-18. Namun, prestasinya juga menunjukkan bahwa Han Willhoft-King adalah nama potensial.
Salah satu prestasi yang paling membanggakan yang pernah diraih Gabriel Han Wilhoft-King adalah saat dirinya masuk dalam daftar pemain terbaik versi The Guardian.
Berita Terkait
-
Prediksi Superkomputer Belanda vs Inggris: The Three Lions Diunggulkan, Kans Penalti 30,6 Persen
-
Rekor Pertemuan Belanda vs Inggris Jelang Semifinal Euro 2024, Siapa Lebih Unggul?
-
Skandal Dugaan Pengaturan Skor Wasit Felix Zwayer Hantui Semifinal Euro 2024 Inggris vs Belanda
-
Skandal Wasit Belanda vs Inggris di Euro 2024: Terlibat Match Fixing dan Musuh Jude Bellingham
-
Petaka Wasit Jerman: Belanda Permalukan Inggris 31 Tahun Silam
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Jadwal BRI Super League Pekan ke-18: Persib Bandung vs PSBS, Persija Jakarta vs Madura United
-
Cerita Legenda Liverpool Jatuh Miskin, Investasi Kopi Berujung Utang Rp30 Miliar
-
Persija Belum Tentu Mainkan Dua Pemain Asing Baru? Ini Kata Mauricio Souza
-
Kecintaan Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein kepada Sang Kakek yang Kelahiran Medan
-
Ribuan Fans Manchester United Siap Turun ke Jalan, Tuntut Sir Jim Ratcliffe Angkat Kaki
-
Marcel Desailly Peringatkan Chelsea, Cole Palmer Bisa Hengkang Jika Ambisi Tak Sejalan
-
Eks Bomber Chelsea Diego Costa Sindir Antonio Conte, Puji Setinggi Langit Jose Mourinho
-
Statistik Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein Pemain Keturunan Indonesia
-
Prancis Tolak Wacana Boikot Piala Dunia 2026, Sepak Bola Pemersatu Bukan Arena Konflik Politik
-
Mandul di Premier League, Anthony Gordon Pecahkan Rekor 23 Tahun Alan Shearer di Liga Champions