Suara.com - Pemain Argentina, Angel Di Maria memutuskan untuk pensiun usai perhelatan Copa America 2024. Keputusan Di Maria untuk gantung sepatu jadi sorotan banyak pihak.
Sang istri, Jorgelina Cardoso seperti dilansir dari Infobae, Sabtu (13/7/2024) membeberkan bahwa dirinya sempat menahan Di Maria untuk tidak pensiun.
Namun kata Cardoso, Di Maria sudah membulatkan tekad untuk pensiun dari sepak bola. Menurut sang istri, Di Maria ingin pensiun dari Timnas Argentina lewat pintu depan.
"Saya tidak ingin berbicara terlalu banyak karena saya tidak bisa. Itu membuat saya sangat buruk. Sejujurnya, saya tidak bisa membayangkan tim tanpa Angel," ucap Cardoso.
"Awalnya aku bilang padanya kamu tidak bisa pensiun sekarang karena kamu baik-baik saja dan semua orang mencintaimu. Tapi dia mengatakan bahwa saat ini waktu yang tepat untuk pensiun," sambungnya.
"Saya pikir dia tidak ingin benar-benar pergi, tapi menurut saya ini tidak terlalu buruk jika ia memutuskan untuk pensiun saat ini," ungkap istri Angel Di Maria.
Angel Di Maria lahir pada 14 Februari 1988 dan saat ini bermain untuk klub Liga Portugal, Benfica.
Memulai kariernya dengan Rosario Central, Di María pindah ke Eropa pada 2007 untuk bermain bersama klub Benfica. Tiga tahun kemudian ia pindah ke Real Madrid.
Setelah memenangkan Liga Champions dengan Real Madrid, ia menandatangani kontrak untuk Manchester United pada 2014 dengan rekor transfer Inggris senilai 59,7 Juta pounds.
Baca Juga: Fantastis! Harga Tiket Final Copa America 2024 Setara 16 Kali Gaji Terendah di Indonesiaa
Awal Agustus 2015, Manchester United secara resmi mengumumkan bahwa mereka telah melepas wingernya asal Argentina ini, Angel Di Maria.
Melalui laman resminya, Manchester United mengumumkan bahwa mereka telah menjual Di Maria ke Paris Saint-Germain, Kemudian pada bursa transfer musim panas 2022 Juventus merekrutnya dari Paris Saint-Germain dengan status Free Transfer setelah 7 tahun mengabdi bersama Raksasa Liga Prancis tersebut.
Bursa transfer 2023 mengumumkan bahwa Di María kembali ke klub lamanya Benefica dalam status Free Transfer.
Ia menjadi pemain internasional senior untuk Argentina sejak 2008, Di María telah menerima lebih dari 50 caps untuk negaranya.
Dia mencetak gol yang memenangkan emas bagi negaranya di Olimpiade 2008, dan juga telah mewakili di dua edisi Piala Dunia dan Copa América 2011.
Berita Terkait
-
Fantastis! Harga Tiket Final Copa America 2024 Setara 16 Kali Gaji Terendah di Indonesiaa
-
Cerita Sentuhan Tangan Emas Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal, Calon Juara Euro 2024
-
Detik Mendebarkan Darwin Nunez Selamatkan Keluarga dari Serangan Suporter Mabuk
-
Hasil Copa America 2024 Pagi Ini: Kolombia ke Final Lawan Argentina!
-
Semifinal Copa America 2024: Laga Sengit Keluar Kartu Merah, Uruguay Tertinggal 0-1 dari Kolombia
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Tak Anggap Remeh, Bintang Bulgaria Puji Timnas Indonesia: Jelas Lebih Berkelas
-
Eredivisie Tegaskan Polemik Paspor Dean James dan Nathan Tjoe-A-On, Tolak Laga Ulang
-
Cetak Banyak Gol, Andrew Jung Tegaskan Target Juara Bersama Persib
-
Dion Markx Anggap Sembilan Laga Sisa Seperti Final
-
Miro Petric Sebut Kondisi Fisik Layvin Kurzawa Semakin Bagus
-
Bojan Hodak Dukung Frans Putros Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
3 Pemain Bulgaria yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026
-
John Herdman Puji Kreativitas Ole Romeny Saat Timnas Indonesia Gilas Saint Kitts and Nevis
-
Calvin Verdonk Terpukau Atmosfer SUGBK Saat Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis