Karier Jordy Wehrmann
Jordy Wehrmann mengawali karier sepak bolanya di tanah kelahirannya, yakni Hague, Belanda. Ia pertama kali bermain pada usia 7 tahun di klub VV SVH.
Setelahnya, Jordy Wehrmann melanjutkan kariernya di akademi Feyenoord. Di klub tersebut, ia berhasil tampil memukau dengan naik kelas dari U-17 ke U-21.
Usai menembus tim U-21, Jordy Wehrmann kemudian dipinjamkan ke FC Dordrecht pada 2019 guna menambah jam terbangnya di level profesional.
Bersama FC Dordrecht, ia pun tampil sebanyak 24 kali dengan lesakkan 1 gol dan 4 assist. Catatan itu kemudian membuat Feyenoord meminjamkannya ke klub papan atas Swiss, FC Luzern pada 2021.
Selama enam bulan masa pinjaman di FC Luzern, Jordy Wehrmann langsung menjadi andalan di lini tengah dan kemudian dipermanenkan pada musim panas 2021.
Usai dipermanenkan, Jordy Wehrmann tetap menjadi andalan di musim 2021/2022 dengan mencatatkan 23 penampilan dengan sumbangan 1 gol.
Kemudian pada musim panas 2022, FC Luzern memutuskan meminjamkannya ke ADO Den Haag hingga 2023. Di peminjaman ini, ia tetap tampil apik dengan 2 gol dan 1 assist dari 21 laga.
Namun masa peminjamannya di ADO Den Haag berakhir, FC Luzern memutuskan melepasnya sehingga Jordy Wehrmann berstatus tanpa klub sejak Juli hingga Oktober 2023.
Baca Juga: Bibit Unggul, Calon Pemain Timnas Indonesia Kembali Tampil Starter bersama Klubnya di Belanda
Beruntung karier Jordy Wehrmann diselamatkan oleh tim kasta kedua Kroasia, NK Vukovar 1991, di mana ia bisa tampil sebanyak 20 kali dengan torehan 1 gol dan 1 assist.
Kini, perjalanan Jordy Wehrmann membawanya ke Indonesia, di mana ia resmi bergabung Madura United untuk Liga 1 2024/2025.
Saat masih berusia remaja, Jordy Wehrmann dikenal sebagai pemain berbakat. Hal ini membuatnya sempat mendapat pemanggilan ke Timnas Belanda kelompok umur.
Tercatat, Jordy Wehrmann pernah bermain untuk Timnas Belanda U-16, U-17, U-19, dan U-20 dengan total 30 penampilan.
Kontributor: Felix Indrajaya
Berita Terkait
-
Bibit Unggul, Calon Pemain Timnas Indonesia Kembali Tampil Starter bersama Klubnya di Belanda
-
Piala Eropa, Timnas Inggris dan Persamaan Nasibnya dengan Indonesia di Persepakbolaan ASEAN
-
Pernah Tolak Ajakan Shin Tae-yong Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Rp5,21 Miliar Malah Gabung Klub BRI Liga 1
-
Respons Jeong Seok-seo saat Ditanya Polemik Elkan Baggott Tak Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia
-
Dicoret Indra Sjafri, Pemain Keturunan Ini Justru Promosi ke Tim Senior Liga Belanda
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman