Suara.com - Klub-klub Liga 1 masih cukup banyak berkontribusi dalam mengirimkan pemainnya ke Timnas Indonesia, kendati saat ini banyak pemain Indonesia abroad.
Hadirnya para pemain keturunan juga membuat persebaran pemain Timnas Indonesia jadi lebih beragam. Kini banyak pemain-pemain Timnas Indonesia yang bermain di Eropa atau di luar negeri lainnya.
Kendati begitu, Shin Tae-yong masih tetap mempercayakan para pemain dari kompetisi lokal yaitu dari tim-tim Liga 1. Oleh karena itu ada beberapa tim Liga 1 banyak diperkuat pemain Timnas Indonesia.
Berangkat dari pemanggilan pemain terakhir Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Juni lalu, berikut tiga klub Liga 1 paling banyak diperkuat pemain Timnas.
1. Persija Jakarta
Persija Jakarta masih terus konsisten menjadi tim Liga 1 yang menyumbangkan pemain-pemainnya. Berdasarkan laga terakhir Timnas, ada dua pemain Macan Kemayoran yang dipanggil.
Mereka adalah dua palang pintu muda milik Persija yaitu Muhammad Ferarri dan Rizky Ridho. Ridho memang lebih mendapat kepercayaan jika tampil di Timnas senior, sedangkan Ferarri lebih banyak menjadi pelapis.
Meski begitu, kedua pemain ini bisa menjadi bek masa depan Timnas Indonesia dengan banyaknya pengalaman di usia mereka yang masih muda.
Jika dijabarkan lebih rinci jumlah pemain Timnas Indonesia dari kelompok umur, makan Persija punya lebih banyak ditambah Ilham Rio Fahmi, Dony Tri Pamungkas, hingga Rayhan Hannan.
Baca Juga: Siapa Julian Oerip? Pemain Keturunan Indonesia yang Rela Berdarah-darah Bela Belanda
2. Dewa United
Ada dua pemain Dewa United yang dipanggil ke Timnas Indonesia pada pertandingan terakhir, mereka adalah Ricky Kambuaya dan Egy Maulana Vikri.
Meski semakin ketatnya persaingan di posisi mereka masing-masing karena hadirnya pemain keturunan, Ricky dan Egy membuktikan masih punya kualitas untuk dipanggil Shin Tae-yong.
3. PSIS Semarang
Laskar Mahesa Jenar menyumbangkan Muhammad Di Satryo untuk Timnas Indonesia. Wahyu Prasetyo juga sempat sering menghias pemanggilan pemain Timnas sebelum mulai tergusur lagi.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Siapa Julian Oerip? Pemain Keturunan Indonesia yang Rela Berdarah-darah Bela Belanda
-
Statistik Gila Timnas Indonesia U-19 vs Filipina, Cetak 31 Gol Hanya dalam 5 Pertemuan!
-
Misi Back to Back Hancurkan Australia, Shin Tae-yong Enggan Sesumbar: Kami Tak Boleh Sombong
-
AFF Cup U-19: Cetak 2 Gol, Bek Timnas, Iqbal Gwijangge Buktikan Kualitasnya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti