"Saya pun lebih dikenal dengan panggilan Gendut dan tak lagi sakit-sakitan," kata Gendut seperti dilihat Suara.com dari Youtube Benteng Mania.
Karier sepak bola Gendut berawal saat ia bermain di PSIS Semarang pada periode 1998-1999. Sayangnya talenta Gendut saat itu tak maksimal di PSIS.
Gendut hanya mencatatkan 5 gol dari 12 penampilan bersama tim Laskar Mahesa Jenar. Ia kemudian pindah ke Persijatim. Torehan golnya bertambah 5, pun dengan penampilannya menjadi 22 pertandingan.
Penampilan Gendut bersama Persijatim rupanya menarik minat di Ibu Kota, Persija Jakarta. Gendut pun dipinang Macan Kemayoran di awal 2000.
Di tahun ini juga nama Gendut pun dikenal publik sepak bola Indonesia berkat penampilannya yang haus gol di Piala Tiger 2000.
Ia juga makin sukses di tanah perantaun. Bersama Persija, Gendut Doni meraih gelar juara Liga Indonesia 2001.
Dua musim di Persija, Gendut bergeser ke Tangerang dan membela Persikota. Di tim berjuluk Bayi Ajaib, Gendut Doni bermain dalam 40 pertandingan dan mencetak 20 gol.
Karakter bermainnya yang sangat oportunis dan mampu memanfaatkan celah sekecil apapun untuk jadi gol membuat Gendut Doni digadang bakal jadi striker masa depan Timnas Indonesia.
Dari Persikota, ia pindah lagi ke Persebaya. Di tim Bajul Ijo, Gendut Doni mempersembahkan gelar juara Liga Indonesia pada 2004.
Baca Juga: 3 Klub BRI Liga 1 yang Paling Banyak Diperkuat Pemain Timnas Indonesia
Kala itu, Persebaya dilatih oleh Jacksen F Tiago dan asisten pelatih Stefano Cugurra-- pelatih Bali United saat ini.
Tak berhenti di Persebaya, Gendut Doni kemudian menyebrang ke Arema. Di klub ini, Gendut kembali persembahkan gelar juara yakni trofi Copa Indonesia pada 2005.
Musim berikutnya, ia pindah ke Persib. Namun sayangnya di Maung Bandung, Gendut tak mempersembahkan gelar juara. Dari Persib, Gendut tercatat pernah membela Persitara, Pelita Jaya, Persiba, Persijap dan mengakhiri karier di Persikota pada 2012.
Sementara di level internasional, Gendut Doni pun jadi striker haus gol. Sejumlah negara pernah dibobolnya dari Irak, Thailand hingga Vietnam.
Gendut Doni pernah mengatakan bahwa ia bisa menembus ke Timnas Indonesia berkat kepercayaan yang diberikan Ivan Kolev. Menurut Gendut, Ivan Kolev sangat percaya padanya meski kala itu ia masih sangat muda.
"Saya berterima kasih kepada Ivan Kolev. Meski masih berstatus junior, ia percaya dengan saya," ucapnya.
Pasca pensiun sebagai pemain, Gendut Doni masih hidup tak jauh dari si kulit bundar. Striker jebolan Persijap Jepara ini sempat membuka Gendut Doni Training Camp atau GDTC.
GDTC merupakan akademi sepak bola yang didirikan Gendut Doni pada 2010 dan berlokasi di Ngaglik Ledok, Argomulyo, Salatiga.
Akademi sepak bola itu didirikan Gendut Doni untuk mencari bibit-bibit muda sepak bola dari tanah kelahirannya. Gendut Doni bercita-cita banyak bakat muda yang bisa membela Timnas Indonesia seperti dirinya.
Tag
Berita Terkait
-
3 Klub BRI Liga 1 yang Paling Banyak Diperkuat Pemain Timnas Indonesia
-
Siapa Julian Oerip? Pemain Keturunan Indonesia yang Rela Berdarah-darah Bela Belanda
-
2 Fakta Menarik Stadion Gelora 10 November, Jadi Venue Piala AFF U-19 2024
-
Statistik Gila Timnas Indonesia U-19 vs Filipina, Cetak 31 Gol Hanya dalam 5 Pertemuan!
-
Siapa Ramon Bueno Gonzalbo? Eks Pemain Timnas Spanyol U-17 Gabung Persija Jakarta
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti