Suara.com - Australia mempersiapkan satu talenta terbaiknya yaitu wonderkid Bayern Munchen, Nestory Irankunda untuk mengacak-acak lini belakang timna Indonesia.
Timnas Indonesia akan menjamu Australia di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 10 Semptember mendata di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Pelatih Australia, Graham Arnold mempersiapkan pemainnya sedini mungkin. Salah satunya adalah Nestory Irankunda yang direkrut Bayern Munchen.
Bahkan Graham Arnold mengirim asistennya ke Jerman demi memantau perkembangan talenta terbaik yang dimiliki The Socceross.
"Asisten pelatih saya akan berangkat ke Bayern Munich, mungkin minggu depan untuk menghubungi Baern dan melihat bagaimana perkembangannya (Irankunda)," ucap Graham Arnold dinukil dari The Australian.
"Dia akan memeriksa apa lagi yang bisa kami lakukan untuk Nestor selama dia di sana, karena kami di sini mendukungnya," imbuhnya.
Lantas siapa Nestory Irankunda yang jadi ancaman bagi lini pertahanan skuad Garuda?
Profil Nestory Irankunda
Nestory Irankunda merupakan pemain yang lahir di Tanzania 9 Februari 2006. Namun, ia kini berkewarganegaraan Australia.
Pemain yang masih berusia 18 tahun ini memulai karier sepak bolanya di klub lokal Australia, Raider Academy. Pada 2021, ia kemudian direkrut Adelaide United U-21.
Karier Irankunda berkembang pesat karena di usianya yang masih belia, dirinya sudah masuk tim senior Adelaide United.
Bakatnya lantas terpantau Bayern Munchen. Klub raksasa Jerman itu membelinya pada November 2023 tapi membiarkan Irankunda menghabiskan musim di Adelaide United.
Tak tanggung-tanggung, Bayern Munchen merogoh kocek sampai 3 juta pounds atau setara Rp60 miliar untuk merekrut Irankunda. Tapi, ia baru bergabung musim panas 2024 ini.
Di level internasional, Irankunda sudah debut di tim senior Australia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Juni 2024 lalu melawan Bangladesh. Pemain muda ini menyumbangkan assist.
Irankunda juga bermain melawan Palestina. Di laga tersebut, ia mencetak gol debut.
Berita Terkait
-
Akses Nonton Gratis Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF U-19 2024, Tak Perlu Langganan Streaming
-
Jens Raven Datang Beri Tekanan, Arkhan Kaka Terbebani Target Cetak Gol?
-
Media Vietnam Keluarkan Ramalan Juara Piala AFF U-19 2024, Tim Ini Disebut Raja Baru, Timnas Indonesia?
-
Jangan Sombong, Head to Head Timnas Indonesia U-19 vs Kamboja Tak Mentereng
-
Blak-blakan! Striker Timnas Indonesia Andalan STY Terus Digoda Gabung Persib Sejak 2022
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela