Suara.com - Penyerang naturalisasi, Herman Dzumafo, meminta Shin Tae-yong memantau striker milik klub Liga 2, Persipal Palu, di tengah kebutuhan Timnas Indonesia akan penyerang baru.
Permintaan ini disampaikannya saat berbincang-bincang dengan pengamat sepak bola, Akmal Marhali, dalam siniar di kanal YouTube, Bicara Bola.
Dalam siniar tersebut, Akmar Marhali bertanya kepada Herman Dzumafo apakah dirinya masih punya mimpi bermain di Timnas Indonesia di tengah kebutuhan skuad Garuda akan striker baru.
“Aku realistis ya, kita realistis. Saya sudah umur 44 tahun. Kalau mimpi untuk main di Timnas ya enggak. Tapi kalau ada kesempatan ya mau,” kata Herman Dzumafo.
Setelah itu, pemain yang pernah membela PSPS Pekanbaru ini mengutarakan bahwa dirinya mengenal seorang pemain lokal berposisi penyerang yang layak dipantau Timnas Indonesia.
Pemain lokal tersebut membela tim Liga 2, Persipal Palu, dan dianggap cocok mengisi pos striker yang dibutuhkan Timnas Indonesia.
“Nah kalau untuk posisi striker, ada menurut saya. Cuma Shin Tae-yong mungkin dia tipenya (penyerang) yang lahir harus bergerak, harus minta sana sini, kasih celah buat teman sendiri.”
“Di sisi lain, aku juga punya striker tembok yang bisa tahan bola. Bisa didapat di sini. Tadi saya sempat ngomong kalau di Palu, ada anak (penyerang) lokal. Tapi di Liga 2,” lanjutnya.
Herman Dzumafo pun kemudian menyayangkan karena Shin Tae-yong dan staf kepelatihannya lebih banyak memantau pemain Liga 1 dan pemain yang Abroad.
Baca Juga: Tuntas Bawa Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-19, Indra Sjafri Sambangi Arab Saudi
Padahal, baginya Liga 2 juga memiliki pemain-pemain potensial dan masih berusia muda, terutama penyerang Persipal Palu yang sempat disinggungnya.
“Coba nanti lihat striker Persipal Palu. Saya lihat dia main. Bagi saya dia punya potensi,” tambah Herman Dzumafo.
Belum diketahui siapa penyerang yang dimaksud oleh Herman Dzumafo. Namun jika merujuk pada pernyataannya, maka sosok yang dimaksudnya antara Anto Tampilang atau Rival Bustan.
Anto Tampilang merupakan penyerang yang baru berusia 24 tahun dan sempat membela Persipal Palu di Liga 2 pada musim 2022/2023 dan 2023/2024.
Kemudian Rival Bustan merupakan penyerang yang baru berusia 23 tahun dan saat ini masih menjadi andalan Persipal Palu untuk Liga 2 2024/2025.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Tuntas Bawa Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-19, Indra Sjafri Sambangi Arab Saudi
-
3 Alasan Indra Sjafri Cocok Tangani Timnas Indonesia di Piala AFF 2024
-
6 Prestasi Terupdate Shin Tae-yong yang Dibandingkan dengan Indra Sjafri Usai Bawa Timnas Indonesia U-19 Juara Piala AFF
-
Gemilang di Piala AFF U-19, Jens Raven Malu-malu Ngaku Siap Dipanggil Shin Tae-yong
-
Biodata Arkhan Kaka, Striker Muda Timnas dengan Tinggi di Atas Rata-Rata Orang Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan