Suara.com - Persis Solo, tuan rumah Piala Presiden 2024, tengah bersiap menghadapi tantangan berat di babak semifinal. Laskar Sambernyawa akan berhadapan dengan rival berat, Arema FC, di Stadion Manahan, Solo.
Keuntungan bermain di kandang sendiri tentu menjadi modal berharga bagi Persis untuk meraih kemenangan. Namun, Singo Edan bukanlah lawan yang mudah untuk ditaklukkan.
Ramadhan Sananta dan kawan-kawan bertekad untuk memberikan penampilan terbaik dan membawa Persis semakin dekat dengan trofi Piala Presiden.
Dukungan penuh dari Pasoepati, suporter setia Persis, diprediksi akan menjadi suntikan semangat tersendiri bagi para pemain.
Sementara itu, Arema FC yang berhasil lolos sebagai juara Grup B, datang ke Solo dengan modal kepercayaan diri tinggi.
Meskipun harus bermain tanpa dukungan penuh dari Aremania, skuad asuhan Joel Cornelli tetap optimis bisa meraih hasil positif.
Pengalaman bermain di tengah tekanan suporter lawan sudah mereka rasakan sebelumnya, seperti saat menghadapi Bali United di fase grup.
Pelatih Persis, Milomir Seslija, berharap atmosfer pertandingan akan berjalan dengan positif dan suporter bisa menciptakan suasana yang kondusif.
“Saya harap tidak ada ejekan atau umpatan yang berlebihan. Kami harus menjaga satu sama lain. Kami harap suporter bisa menciptakan atmosfer yang sehat untuk siapapun yang bermain di Stadion Manahan,” kata Milomir.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Sama-sama Full Team, Ini Susunan Pemain Borneo FC vs Persija Jakarta
Ia juga meminta agar Pasoepati menghindari tindakan-tindakan yang tidak sportif.
Di sisi lain, Joel Cornelli menilai bahwa timnya sudah siap menghadapi segala kemungkinan.
Performa apik Arema di laga terakhir fase grup, saat menang telak atas Madura United, menjadi bukti kesiapan mereka.
Pertandingan antara Persis Solo dan Arema FC diprediksi akan berjalan sengit dan menarik.
Kedua tim memiliki kualitas pemain yang merata dan sama-sama mengincar kemenangan.
Head-to-head kedua tim di Liga 1 menunjukkan dominasi tipis Arema.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Aroma Eropa Kian Kental, Dedi Kusnandar Siap Serap Ilmu Layvin Kurzawa dan Thom Haye
-
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
-
Dedi Kusnandar Bicara Peran Layvin Kurzawa di Persib: Bukan Sekadar Nama Besar
-
3 Kerugian Ivar Jenner jika Pilih Berkarier di Super League usai Tinggalkan FC Utrecht
-
Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?
-
Bos Ajax Amsterdam: Maarten Paes Rajin, Mentalitas Tinggi dan Kiper Berbakat
-
3 Calon Klub Ivar Jenner Usai Dilepas FC Utrecht, Ada Eks Klub Kapten Timnas Indonesia
-
Angin Segar untuk John Herdman, Pemain Keturunan Grade A Buka Pintu Gabung Timnas Indonesia
-
Jay Idzes Siap-siap Pamit? Pinjaman Juventus ke Sassuolo Masih Muda dan Lincah
-
Masih Muda tapi ke Super League, Dion Markx Bongkar Alasan Mau ke Persib