Suara.com - Marselino Ferdinan dikabarkan didekati oleh klub Liga Thailand, MU (Muangthong United). Rumor ini seolah menjadi jawaban dari teka-teki labuhan baru Marselino usai meninggalkan KMSK Deinze.
Rumor Marselino Ferdinan akan bergabung dengan klub Thailand, Muangthong United muncul buntut dari cuitan media sosial X, @indostransfer pada Jumat (2/8/2024).
Mereka menyebut bahwa salah satu dari empat pemain yakni Thom Haye, Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen dan Justin Hubner dirumorkan sudah tanda tangan dengan salah satu klub Thailand.
Terkait Marselino Ferdinan, sang gelandang diketahui telah mengikuti atau memfollow akun Instagram bek Timnas Singapura, Jacob Mahler.
Jacob diketahui baru saja bergabung dengan Muangthong United setelah musim lalu bermain untuk klub BRI Liga 1 Madura United.
Rumor itu kian menguat menyusul eks rekan Marselino Ferdinan di KMSK Deinze, Ilhan Fandi telah dipastikan berseragam klub Liga Thailand, BG Pathum United.
Jika benar bergabung dengan MU, ada beberapa keuntungan yang berpotensi didapatkan Marselino.
1. Kans Bermain Reguler
Jika benar bergabung dengan Muangthong maka Marselino menyusul kompatriotnya di Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, yang kini membela Thai Port FC.
Baca Juga: Media Korea Selatan Sindir Shin Tae Yong Jelang Seoul Earth On Us, Ada Apa?
Asnawi bergabung ke Thai Port pada Januari 2024 dan cukup mendapat kesempatan dengan tampil 12 kali di Liga Thailand musim lalu.
Kesempatan besar untuk bisa tampil lebih banyak juga bisa didapatkan Marselino jika bergabung ke Muangthong. Hal ini berdampak positif untuk perkembangan karirnya.
2. Bermain di Klub Papan Atas
Muangthong United adalah salah satu klub besar di Thailand. Musim lalu mereka finis di peringkat kelima di Liga Thailand dan menjadi runner-up di Piala Liga Thailand.
MU tercatat sudah empat kali menjadi juara Liga 1 Thailand. Dengan reputasi bagus ini, Marselino bisa menaikan nilai jualnya jika mampu mendapat menit bermain reguler.
Bermain di klub papan atas juga semakin memperbesar Marselino Ferdinan untuk meraih gelar juara pertamanya di level klub.
Berita Terkait
-
Media Korea Selatan Sindir Shin Tae Yong Jelang Seoul Earth On Us, Ada Apa?
-
Perubahan Jadwal Piala AFF 2024 Tak Berpengaruh pada Indonesia Karena Ini!
-
Gerak Cepat, Gelandang NAC Breda Gantikan Mauresmo Hinoke untuk Dinaturalisasi?
-
Jawaban Ole Romeny saat Diajak Gabung Timnas Indonesia, Bersedia atau Menolak?
-
Mode Senyap, Agen PSSI Diam-diam Temui Gelandang Eredivisie Mike Kleijn
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan