Suara.com - Masa depan Marselino Ferdinan di dunia sepak bola profesional semakin mengundang tanda tanya. Bintang muda Indonesia ini masih belum menemukan pelabuhan baru setelah kontraknya bersama KMSK Deinze berakhir.
Padahal, waktu terus berjalan dan bursa transfer Eropa semakin mendekati penutupan.
Ekspektasi tinggi publik sepak bola Indonesia terhadap Marselino seakan berbanding terbalik dengan perkembangan kariernya saat ini.
Sejak dilepas oleh klub Belgia tersebut, berbagai rumor transfer berhembus kencang.
Nama Oxford United sempat mencuat, namun hingga kini belum ada kepastian.
Sementara itu, sejumlah pemain Indonesia lainnya yang juga pernah berkarier di Eropa justru berhasil mendapatkan klub baru.
Ilhan Fandi dan Ronaldo Kwateh, dua nama yang sempat menjadi rekan setim Marselino di timnas Indonesia U-20, kini telah berlabuh di klub-klub Thailand.
Padahal, catatan penampilan keduanya di Eropa terbilang kurang memuaskan jika dibandingkan dengan Marselino.
Lalu, mengapa Marselino justru kesulitan mencari klub baru? Beberapa faktor mungkin menjadi penyebabnya.
Baca Juga: Statistik Miris Ronaldo Kwateh: Tinggalkan Turki dan Pilih ke Liga Nomor 1 ASEAN
Bisa jadi agen yang menanganinya belum menemukan tawaran yang sesuai dengan ekspektasi.
Atau, mungkin saja Marselino sedang mempertimbangkan dengan sangat hati-hati setiap opsi yang ada.
"Saya tegaskan masih tetap di Eropa," ujar Marselino beberapa waktu lalu.
Dengan semakin dekatnya penutupan bursa transfer Eropa, Marselino harus segera mengambil keputusan.
Jika terlalu lama menunda, ia berisiko kehilangan kesempatan untuk bermain secara reguler dan mengembangkan kariernya.
Pilihan untuk bergabung dengan klub Liga 1 juga masih terbuka.
Apakah Marselino akan memilih untuk kembali ke kompetisi domestik setelah mencicipi sepak bola Eropa?
Berita Terkait
-
Jurnalis Inggris Kasih Paham Niat Baik Ipswich Town 'Buang' Elkan Baggott ke Klub Kasta 3: Dia Bakal Bisa...
-
Muangthong United Langsung Keluarkan Trik Marketing saat Perkenalkan Ronaldo Kwateh: Follow Instagram Kami Dong
-
Baru Diresmikan Muangthong United, Ronaldo Kwateh Langsung Dapatkan Julukan Unik
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ada Indikasi Perundungan
-
Usai Purbaya, Giliran Mendagri Peringatkan Jakarta soal Obligasi Daerah
-
Peran 7 Tersangka Bentrok Menteng: Dari Rusak Gerobak hingga Aksi Pengeroyokan Maut
-
Red Bull Power Race Hadir di Indonesia, 24 Atlet Berebut Tiket ke Bangkok
-
Misteri Sutrimo Tewas di Depan Klinik, Polisi Minta Keluarga Lapor Jika Ada Kejanggalan
-
Belajar dari Pemilu: Kualitas Calon Pemimpin Tak Boleh Jadi Kompromi
-
The Body Keeps the Score: Ketika Tubuh Menyimpan Luka yang Tak Terhapus
-
BGN Bersih-Bersih Pegawai Bermasalah, Ada yang Diduga Ngentit Duit MBG hingga Terlibat Judol
-
Katy Perry Protes ke Gedung Putih, Lagu Firework Jadi Backsound Video Serangan Amerika ke Iran