Suara.com - Netizen membandingkan antara gaya melatih Nova Arianto vs Indra Sjafri ke skuad Timnas Indonesia muda. Bahkan mereka menyinggung peran Shin Tae-yong di bali cara melatih Nova Arianto.
Nova Arinto saat ini tengah menjadi pelatih Timnas Indonesia U-17 untuk persiapan Kualifikasi Piala Asia U-17 2025.
Sementara Indra Sjafri baru saja antarkan Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-19 2024.
Komentar para netizen itu disampaikan di salah satu konten instagram @timnas.Indonesia.
Dalam postingan itu berisi video pendek Nova Arianto saat melatih Timnas Indonesia U-17.
Nova mengatakan jika dalam skuadnya tidak ada pemain titipan.
"Saya tidak peduli anak siapa atau siapapun, tidak masalah," kata Nova.
Video itu langsung dibanjiri komentar.
Di antara komentar itu menyanggung gaya kepelatihan Nova Arinto.
"Didikan STY emang beda. Ada 3K nya, Keras, Kelas, & Kualitas. Alhamdulillah, respect banget pokoknya sama mereka yang bergerak bersama - sama dalam memajukan sepakbola Indonesia, bismillah jaya terus sepakbola negriku, semoga cabor lain bisa mencontoh langkah positif yang sama," kata @farman***.
"Kayaknya belum ada pelatih lokal di timnas yg auranya sedisiplin dan sedingin coach Nova ya. Sejauh ini coach ndra, Bima Sakti, Fahri, Rahmad Darmawan terkenal pribadi santai, pendekatan bapak ke anak. Kalo coach Nova kayak pendekatan Abang ke adek," tulis @fauzan***.
Pemusatan latihan atau TC Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 dimulai. TC dilakukan di Bali sejak Minggu kemarin.
Pelatih kepala Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto mengatakan rencananya TC akan berlangsung dari tanggal hari ini hingga akhir Agustus.
Nova mengatakan TC di Bali ini bertujuan untuk menyatukan para pemain yang sudah ada, dengan pemain-pemain hasil seleksi di Jakarta beberapa hari yang lalu.
Tim Garuda Muda ini dipersiapkan untuk tampil pada Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 di Kuwait pada 19-27 Oktober 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan