Suara.com - Calon kiper Timnas Indonesia Maarten Paes kemungkinan besar tak bisa bela skuad Garuda melawan Arab Saudi dan Australia di ronde 3 kualifikasi Piala Dunia 2026. Jadwal sidang CAS belum jelas.
Sehingga ada komentar dari pengamat sepak bola, Bung Ropan, jika kecil kemungkinan Maarten Paes akan tersedia.
"Sekarang masih menjadi tanda tanya, apakah bisa ikut apa tidak Maarten Paes. Belum ada kabar, info terbaru yang A1. Saya sendiri ragu dia bisa lawan Arab dan Australia," kata Bung Ropan dalam kanal Youtube-nya, Kamis (15/8/2024).
Terlebih menurut dia, jika memang Maarten Paes tidak bisa tersedia, maka Timnas Indonesia akan kesulitan melawan Arab Saudi.
"Kalau melawan Arab Saudi kalah, itu berbahaya buat kita. Apalagi bertemu lawan lebih kuat, Australia. Paling tidak kalau dapatkan 1 poin enak," kata dia.
Status kewarganegaraan Indonesia yang telah diperoleh Maarten Paes belum otomatis membuatnya berhak membela Timnas Indonesia.
Kendala utama terletak pada regulasi FIFA terkait perpindahan federasi pemain lewat sidang CAS.
Maateen Paes pernah membela Timnas Belanda U-21 setelah melewati batas usia yang ditentukan, sebuah pelanggaran yang menjadi penghalang bagi karier internasionalnya bersama Indonesia.
PSSI tengah berupaya keras untuk mengatasi permasalahan ini.
Baca Juga: Jay Idzes Harus Absen di Laga Perdana Serie A Italia
Sebelumnya Sekjen PSSI Yunus Nusi telah mengumumkan bahwa sidang terkait kasus Paes akan digelar pada 15 Agustus 2024, dengan hasil yang diharapkan akan diumumkan pada 18 Agustus.
“15 Agustus sidang (Maarten Paes). Tanggal 18 pengumuman. Insya Allah kita akan berusaha memenangkan itu,” ungkap Yunus Nusi beberapa waktu lalu.
Dilihat Suara.com dari daftar sidang di laman CAS, tidak ada sidang hari ini. CAS mulai sidang terdekat pada 28 Agustus 2024, itu pun bukan sidang sengketa Maarten Paes.
"TAS 2024/A/10462 Club Atlético Huracán c. Sportivo Luqueño," tulis agenda CAS.
Lalu sidang lain di 3 September 2024. Sampai 29 September 2024, tidak ada agenda sidang Maarten Paes di CAS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?