Suara.com - Hasil drawing Liga Champions Asia 2 2024/2025 telah melahirkan grup-grup menarik, terutama bagi Persib Bandung. Satu-satunya wakil Indonesia itu masuk Grup F, menghadapi tim-tim kuat termasuk klub yang diperkuat oleh kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam.
Dalam undian yang berlangsung di Kantor AFC, Kuala Lumpur, pada Jumat (16/8/2024), Persib tergabung dalam grup yang juga diisi oleh Zhejiang FC (China), Port FC (Thailand), dan Lion City Sailors (Singapura).
Yang paling menarik perhatian adalah pertemuan Persib dengan Port FC. Klub Thailand tersebut diperkuat oleh Asnawi Mangkualam, bek kanan yang juga menjadi kapten Timnas Indonesia.
Duel antara Persib dan Port FC dipastikan akan menjadi sorotan tersendiri bagi pecinta sepak bola Indonesia.
Grup F bisa dibilang sebagai grup neraka. Selain Port FC, Persib juga harus berhadapan dengan Zhejiang FC yang merupakan peringkat ketiga Liga China musim lalu. Lion City Sailors, runner-up Liga Singapura, juga bukan lawan yang mudah.
Bagi Persib, ini merupakan pengalaman pertama tampil di Liga Champions Asia sejak berlaga di Piala AFC 2015. Maung Bandung tentu memiliki ambisi untuk bisa melangkah sejauh mungkin di turnamen bergengsi ini.
AFC belum merilis jadwal pertandingan secara lengkap. Namun, babak penyisihan grup akan berlangsung mulai 18 September hingga 5 Desember 2024. Persib akan menjalani enam pertandingan untuk memperebutkan dua tiket menuju babak gugur.
Selain Grup F, beberapa grup lainnya juga menyajikan pertandingan-pertandingan menarik. Di antaranya adalah Grup E yang diisi oleh Sanfrecce Hiroshima (Jepang) dan Sydney FC (Australia), serta Grup H yang dihuni oleh Jeonbuk Hyundai Motors (Korea Selatan) dan Selangor FC (Malaysia).
Hasil Drawing Liga Champions Asia 2 2024/2025
Baca Juga: Dokter Persib Buka Fakta Mengejutkan soal Kondisi Cedera Marc Klok: Sebenarnya Sudah...
Grup A: Al Wakrah (Qatar), Tractor FC (Iran), Mohun Bagan Super Giant (India), FC Ravshan (Tajikistan)
Grup B: Al Taawoun (Arab Saudi), Al-Quwa Al-Jawiya (Irak), Al Khaldiya SC (Bahrain), Altyn Asyr (Turkmenistan)
Grup C: Sepahan SC (Iran), Sharjah FC (UEA), FC Istiqlol (Tajikistan), Al Wehdat (Yordania)
Grup D: Shabab Al Ahli (UEA), PFC Nasaf (Uzbekistan), Al-Hussein Irbid SC (Yordania), Kuwait SC (Kuwait)
Grup E: Sanfrecce Hiroshima (Jepang), Sydney FC (Australia), Kaya FC-Iloilo (Filipina), Eastern (Hong Kong),
Grup F: Zhejiang FC (China), Port FC (Thailand), Lion City Sailors FC (Singapura), Persib Bandung (Indonesia)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Rival Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Kamboja Diperkuat 9 Pemain Naturalisasi
-
Punya Potensi, 4 Pemain Super League dan Abroad Ini Layak Diberi Kesempatan oleh John Herdman
-
Kenapa Maarten Paes Bisa Lolos dari Skandal Paspor Gate di Belanda?
-
Mauricio Souza Protes Kartu Merah Jordi Amat saat Persija Tumbang Dramatis
-
Amunisi Lini Serang Pulih, AC Milan Siap Tempur di Markas Napoli
-
Persib Bandung Unggul 9 Poin, Bojan Hodak Was-was: Gelar Belum di Tangan
-
Inter Milan Mengamuk! Roma Dibantai 5-2, Chivu Puji Perubahan Mentalitas
-
Bela Alessandro Bastoni, Lautaro Martinez Sebut Penurunan Performa Hal yang Manusiawi
-
Masalah Jantung, Eks Gelandang Chelsea Oscar Pensiun di Usia 34 Tahun
-
Target Piala Dunia 2030! Calon Striker Naturalisasi Tak Sabar Bantu Timnas Indonesia Ukir Sejarah