Suara.com - Media Vietnam, The Thao, baru-baru ini mengungkapkan kekhawatirannya terhadap peningkatan kekuatan Timnas Indonesia. Fokus utama mereka? Postur tubuh menjulang Maarten Paes, kiper naturalisasi terbaru Garuda.
Dengan keputusan FIFA yang mengizinkan Paes membela Timnas Indonesia, harapan untuk lolos ke Piala Dunia 2026 semakin menguat.
Namun, bagi para pendukung sepak bola Vietnam, hal ini justru menjadi mimpi buruk.
Setelah melalui proses panjang dan melelahkan, PSSI akhirnya berhasil memenangkan banding di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Keputusan ini membuka jalan bagi Paes untuk resmi menjadi bagian dari skuad Garuda.
Sebagai informasi, Maarten Paes telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia sejak April lalu.
Namun, kendala administratif terkait perpindahan federasi sempat menghambat proses naturalisasinya.
Dengan tinggi badan mencapai 191 cm, Paes jelas menjadi salah satu kiper tertinggi di Asia Tenggara.
"Timnas Indonesia menggunakan kiper Belanda yang punya tinggi badan lebih dari 190 cm di Kualifikasi Piala Dunia 2026," tulis media itu.
Baca Juga: Bisa Bermain untuk Timnas Indonesia, Maarten Paes Ungkap Pesan Menyentuh
Kehadirannya di bawah mistar gawang diharapkan mampu meningkatkan soliditas pertahanan Timnas Indonesia.
Pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Timnas Indonesia tergabung dalam grup neraka bersama Jepang, Bahrain, China, Arab Saudi, dan Australia.
Pertandingan perdana akan digelar pada 5 September mendatang, melawan Arab Saudi.
Menarik untuk ditunggu apakah Paes akan langsung mendapatkan kepercayaan dari pelatih untuk mengawal gawang Timnas Indonesia pada laga-laga krusial tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey