Suara.com - Sejumlah nama pemain dianggap kurang layak mendapatkan panggilan dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menjelang tampil pada ajang putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Yang terbaru, Shin Tae-yong telah mengumumkan daftar 26 pemain yang akan memperkuat Timnas Indonesia pada pertandingan melawan Arab Saudi dan Australia pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Dari daftar tersebut, tidak ada nama-nama pemain seperti Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Jordi Amat, dan Elkan Baggott yang pernah menjadi langganan skuad Merah Putih di bawah nakhoda STY.
Justru muncul beberapa nama pemain yang dinilai publik kurang tepat untuk memperkuat skuad Garuda menjelang dua pertandingan sulit tersebut.
Berikut Suara.com menyajikan tiga nama pemain Timnas Indonesia yang dianggap kurang layak mendapatkan panggilan dari Shin Tae-yong untuk putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
1. Hokky Caraka
Nama pertama yang dinilai publik kurang layak untuk memperkuat Timnas Indonesia jelang hadapi Arab Saudi dan Australia pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia ini ialah Hokky Caraka.
Pasalnya, striker asal PSS Sleman itu belum memperlihatkan performa yang menjanjikan di BRI Liga 1 2024/2025. Padahal, Hokky sebetulnya selalu menjadi starter pada tiga laga awal.
Namun, belum ada catatan positif yang diperlihatkan pemain berusia 18 tahun tersebut. Bahkan, skuad Elang Jawa masih mengalami tiga kekalahan beruntun karena belum mampu mencetak gol.
Baca Juga: Cetak Gol saat Kalahkan Argentina U-19 di Seoul, Berapa Gaji Kadek Arel?
2. Wahyu Prasetyo
Nama berikutnya yang juga menuai tanda tanya dari netizen ialah Wahyu Prasetyo. Bek andalan Malut United di BRI Liga 1 2024/2025 ini dinilai kurang layak untuk mengisi sektor pertahanan Timnas Indonesia.
Pemanggilan Hulk, sapaan akrabnya, sebetulnya cukup masuk akal. Sebab, Timnas Indonesia mengalami krisis pertahanan karena tidak bisa memainkan Jordi Amat.
Satu nama yang sebetulnya diharapkan publik ialah Elkan Baggott. Namun, STY justru memanggil Hulk untuk mengisi barisan lini pertahanan.
3. Egy Maulana Vikri
Selanjutnya, sosok pemain yang diragukan publik ialah Egy Maulana Vikri. Penyebabnya, pemain berusia 24 tahun ini belum memperlihatkan catatan yang ciamik bersama Dewa United di BRI Liga 1 2024/2025.
Dari tiga pertandingan awal, Egy Maulana Vikri belum berhasil mengantarkan Tangsel Warriors mengukir kemenangan. Namun, Egy memang sudah menyumbang satu gol dari tiga laga ini.
Nama pemain yang disebut-sebut lebih layak ialah Stefano Lilipaly. Dia sudah mengukir satu gol dan dua assist di BRI Liga 1, ditambah satu assist di ajang Asean Club Championship 2024.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Cetak Gol saat Kalahkan Argentina U-19 di Seoul, Berapa Gaji Kadek Arel?
-
Harga Pasar Bek Keturunan Tristan Gooijer yang Nilainya Berlipat Bak Langit dan Bumi Dibanding Elkan Baggott
-
Tak Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia, Elkan Baggott Justru Pamer Momen Bahagia
-
Fakta Menarik 4 Wonderkid yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia di Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Bukan Keberuntungan, Ini 2 Faktor yang Bikin Timnas Indonesia U-20 Bisa Hancurkan Argentina
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi