Suara.com - Timnas Indonesia memiliki banyak pemain keturunan yang sejauh ini tidak atau belum dinaturalisasi. Salah satunya adalah Oliver Rifai.
Oliver Rifai pernah menarik perhatian PSSI. Timnas Indonesia saat masih diasuh mendiang Alfried Riedl pun sempat tertarik kepadanya.
Namun, Olivier yang merupakan pemain kelahiran Amsterdam 15 Juni 1993 itu, pada akhirnya tidak kesampaian membela Timnas Indonesia.
Profil Oliver Rifai
Oliver Rifai memiliki darah Indonesia dari ayahnya yang asli Bandung, sementara ibunya lahir di Amsterdam.
Mengejutkannya, kakek-neneknya tinggal di Margasari, Jawa Tengah, pada 2011.
Latar belakang Indonesia-nya sudah terungkap sejak 2017 ketika Kemenpora merilis daftar pemain keturunan, termasuk Oliver Rifai.
Oliver Rifai lahir di Amsterdam pada 15 Juni 1993 dan tumbuh dalam disiplin khas Belanda. Sejak kecil, dia serius mengejar karier sebagai pemain sepak bola profesional.
Rifai mengembangkan kemampuannya di tim muda AZ Alkmaar, di mana potensinya sebagai bek tengah terlihat. Dia bahkan dipanggil memperkuat Timnas Belanda U-17.
Baca Juga: 2 Hal Wajib Dipelajari Timnas Indonesia dari Kekalahan Australia atas Bahrain
Debut profesionalnya terjadi pada 2012 bersama Telstar, di mana ia tampil dalam 67 pertandingan hingga 2015.
Rifai kini bermain untuk Aalsmeer. Dia dikenal sebagai pemain versatile atau serba guna, bisa bermain sebagai bek tengah, bek kiri, atau gelandang bertahan.
Meski sudah masuk radar Kemenpora sejak 2017, isu naturalisasinya untuk Timnas Indonesia tak lagi mencuat. Merujuk usianya, sepertinya sulit bagi sang pemain untuk menarik perhatian Shin Tae-yong.
Pernah Jadi Rival Bek Persib Bandung
Semasa muda, Oliver Rifai pernah memiliki rivalitas dengan Nick Kuipers, bek Belanda yang kini bermain untuk Persib Bandung.
Menyitat Transfermarkt, Rifai tercatat pernah dua kali berjumpa Nick Kuipers sebagai lawan yakni ketika membela Telstar dalam rentang 2013-2015.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Lawan Persib di Samarinda, Mauricio Souza Sebut Persija Tak Diuntungkan
-
Panduan Lengkap Piala Dunia 2026: Format Baru 48 Tim, Jadwal, dan Pembagian Grup
-
Timnas Uzbekistan Mau Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Fabio Cannavaro Panggil 40 Pemain
-
Timnas Indonesia U-17 Bisa Segel Tiket ke Piala Dunia, Ini Hitung-hitungannya
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
-
Profil Timnas Swiss: Red Devils Bisa Jadi Mimpi Buruk di Piala Dunia 2026
-
Persib Tak Pernah Kalah dari Persija Selama 3 Tahun, Bojan Hodak Pede Menang di Samarinda
-
Jeremy Doku Bakal Tunjukkan Taring Generasi Baru Timnas Belgia Saat Hadapi Grup G Piala Dunia 2026
-
Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?
-
Duel Senior vs Junior: Luis Enrique Kirim Pesan Khusus ke Mikel Arteta Jelang Final Liga Champions