Bola / Bola Dunia
Kamis, 07 Mei 2026 | 12:08 WIB
Jeremy Doku Bakal Tunjukkan Taring Generasi Baru Timnas Belgia Saat Hadapi Grup G Piala Dunia 2026 (FIFA)
Baca 10 detik
  • Belgia memadukan pemain senior dan muda untuk bangkit di Piala Dunia 2026.

  • Kapten Youri Tielemans fokus pada kesiapan mental tim demi menebus kegagalan masa lalu.

  • Jeremy Doku bertekad membawa Belgia melaju sejauh mungkin demi kehormatan negara.

Suara.com - Timnas Belgia kini tengah berada dalam fase transisi besar menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.

Pelatih Rudi Garcia memimpin tim yang memadukan sisa kekuatan generasi emas dengan talenta muda yang segar.

Jeremy Doku dan Youri Tielemans menjadi simbol perubahan arah kebijakan taktis skuad berjuluk Setan Merah tersebut.

Timnas Belgia menunjukkan dominasi luar biasa dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa dengan membantai Liechtenstein enam gol tanpa balas.(Antara)

Keduanya mengusung semangat untuk menghapus memori kelam kegagalan di babak grup edisi Qatar sebelumnya.

Belgia tidak lagi sekadar ingin berpartisipasi melainkan bertekad membuktikan kualitas sepak bola mereka di mata dunia.

Kegagalan pada semifinal 2018 melawan Prancis masih meninggalkan sisa kekecewaan mendalam bagi para pemain senior.

Youri Tielemans mengingat betul betapa tingginya tensi pertandingan saat mereka takluk oleh gol tunggal tersebut.

Ekspresi para pemain Timnas Belgia usai laga Piala Dunia 2022 kontra Kroasia di Stadion Ahmed bin Ali, Al Rayyan, Qatar, Kamis (1/12/2022) malam WIB. [OZAN KOSE / AFP]

"Saya melakukan pemanasan di sebagian besar babak kedua, dan saya hanya mengingat intensitasnya, tekanannya – Anda bisa merasakan tekanan di dalam stadion," kenang sang kapten dikutip dari FIFA.

Ia merasa timnya saat itu sudah bermain maksimal tanpa melakukan kesalahan fatal meski akhirnya harus kalah.

Baca Juga: Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026

"Tidak ada yang ingin membuat kesalahan, dan saya tidak merasa kami melakukan [kesalahan]. Saya merasa gol mereka [sundulan Samuel Umtiti] hanyalah sebuah momen, dan saya rasa kami tidak bisa atau seharusnya tidak melakukan sesuatu yang berbeda pada hari itu," tambah Tielemans.

Performa buruk di Piala Dunia 2022 menjadi titik balik bagi perombakan total di dalam tubuh timnas.

Kekalahan dari Maroko dan hasil imbang kontra Kroasia menyadarkan tim bahwa intensitas lawan telah meningkat.

"Saya pikir kami hanya tidak siap untuk itu," aku Tielemans secara jujur mengenai keterpurukan mereka.

Kini tanggung jawab besar berpindah ke pundak Jeremy Doku yang telah berkembang menjadi winger mematikan.

Doku yang dulu hanya bermain 18 menit di Qatar sekarang menjadi tumpuan utama serangan Belgia.

Load More