Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, tampil gemilang saat laga melawan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (10/9/2024) malam.
Paes melakukan beberapa penyelamatan krusial di depan gawang hingga membuat skor berakhir imbang tanpa gol. Penampilan gemilang pemain klub FC Dallas membuatnya terpilih sebagai man of the match pada laga Indonesia vs Australia tersebut.
Tak hanya itu, Maarten Paes juga banjir pujian dari pecinta sepak bola tanah air. Namanya sempat trending topic di media sosial X. Semua orang mengelu-elukan pemain naturalisasi ini.
Maarten Paes memulai laga debutnya bersama Timnas Indonesia saat laga melawan Arab Saudi beberapa waktu lalu. Di pertandingan itu, Paes juga tampil apik dengan menepis satu tendangan pinalti hingga membuat Indonesia meraih satu poin penting.
Pemain Naturalisasi
Maarten Paes adalah pemain naturalisasi. Ia sebenarnya berkebangsaan Belanda. Namun karena neneknya lahir di Kediri, Jawa Timur, di era penjajahan Belanda, Paes, dianggap bisa menjadi warga negara Indonesia (WNI).
"Maarten Vincent Paes memiliki garis keturunan dari nenek yang lahir di Pare, Kediri, Jawa Timur pada 20 Maret 1940," ujar Dirjen Administrasi Hukum Umum Kemenkumham RI Cahyo Rahadian Muzhar.
Kehebatan Maarten Paes di bawah mistar gawang membuat pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong kepincut. Coach Shin merekomendasikan Paes menjadi punggawa Garuda.
Namun, proses naturalisasi Paes tidak berjalan mulus. Prosesnya terkendala masalah regulasi FIFA berkaitan dengan perubahan federasi.
Baca Juga: Keputusan Shin Tae-yong Disorot, Rafael Struick Ternyata Bermain dalam Kondisi Cedera
PSSI kemudian mengajukan banding terkait status Paes kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga pada Maret dan hasilnya banding dikabulkan. Marteen Paes resmi menjadi WNI setelah menjalani pengambilan sumpah di Jakarta pada Selasa (30/4/2024) lalu.
“Saya bangga mewakili negara tempat nenek saya dilahirkan,” kata Paes saat diwawancarai media The Dallas Morning News pada Mei 2024 lalu.
Paes menceritakan dirinya sempat meminta izin ke sang nenek untuk pindah kewarganegaraan dan bermain bersama Indonesia. Momen itu terjadi tepat sebelum sang nenek wafat pada Maret 2024 lalu.
“Saya melihat senyum di wajahnya saat dia berkata kepada saya: 'Ya, lakukanlah,'” kata Paes dikutip dari The Dallas Morning News.
Karier Maarteen Paes
Maarten Paes memulai karier sepak bolanya dari akademi VV Union, yang kemudian berlanjut ke NEC Nijmegen pada 2012.
Penampilannya yang cemerlang membuatnya masuk ke dalam tim U-17 dan U-19 Nijmegen. Paes lalu berhasil naik ke tim senior saat berusia 18 tahun.
FC Utrecht tertarik merekut Maarten Paes. Lalu pada tahun 2018, Paes menandatangani kontrak selama empat tahun dengan FC Utrecht.
Pada Januari 2022, Paes dipinjamkan ke klub FC Dallas yang bermain di Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat. Penampilanya yang apik membuat FC Dallas mempermanenkan statusnya pada musim panas 2022.
Berita Terkait
-
Keputusan Shin Tae-yong Disorot, Rafael Struick Ternyata Bermain dalam Kondisi Cedera
-
Senang Timnas Indonesia Tahan Imbang Australia 0-0, Jokowi Puji-puji Maarten Paes, Apa Katanya?
-
Ekspresi Lemas Pelatih Australia, Akui Dibikin Frustrasi Timnas Indonesia
-
Tak Kebobolan, Timnas Indonesia Ditahan Imbang Australia di SUGBK
-
3 Pemain Timnas Indonesia Tampil Buruk Lawan Australia, Marselino Ferdinan Jadi Sorotan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur