Suara.com - Organisasi sepak bola Belanda atau KNVB mendapat penghargaaan dari induk sepak bola dunia, FIFA. KNVB mendapatkan FIFA Forward Award, anugrah yang diberikan untuk program pengembangan pemain muda.
Pada Juli 2024 lalu, Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan plakat FIFA Forward Award kepada Presiden KNVB, Frank Paauw.
"Pengakuan ini diberikan atas format kompetisi baru yang diperkenalkan KNVB untuk pemain muda di usia 6 sampai 12 tahun," tulis informasi KNVB.
FIFA Forward Award menjadi bentuk penghargaan dari FIFA kepada KNVB yang memiliki komitmen dan visi inovatif untuk mengembangkan pemain muda di Belanda.
"Kami sangat tersanjung dengan pengakuan dari FIFA. Penghargaan ini menegaskan apa yang sudah kami lakukan. Belanda mungkin negara kecil dalam hal wilayah, tapi kami selalu jadi pemimpin di sepak bola," ucap Frank Paauw.
"Kami siap bersaing untuk mendapatkan talenta luar biasa, untuk kami dihormati di seluruh dunia. Itulah kekuatan kami," tegasnya.
Format kompetisi pemain usia 6-12 tahun yang dilakukann KNVB berfokus bukan hanya mengembangkan skill pemain namun juga menciptakan kompetisi yang ramah anak.
"Dengan memperkenalkan format liga ramah anak, kami fokus pada peningkatan pengalaman sepak bola bagi pemain muda kami, namun dengan hati-hati kami menyesuaikan pendekatan berbasis penelitian dan masukan dari pemain itu sendiri," jelas Paauw.
Format kompetisi pemain muda KNVB dirancang khusus untuk mendorong pengembangan pemain muda. Dibandingkan dengan pertandingan biasa, pada format kompetisi ini, KNVB merancang pertandingan di lapangan yang lebih kecil.
Baca Juga: Kejar Waktu, Mees Hilgers & Eliano Bakal Jalani Sumpah WNI di Belanda
Titik fokusnya agar si pemain lebih banyak dalam hal penguasaan bola, lebih terlihat dalam skema permainan dan mengasah skill untuk berkembang lebih cepat.
Menariknya pada format baru ini, KNVB menekankan pada intelegensi si pemain muda. Pemain diminta untuk cepat mengadaptasi pada bentu-bentuk pertandingan dan memiliki pemahaman pada taktik yang diberikan pelatih.
Penelitian dari pihak KNVB mengungkap fakta bahwa pengurangan jumlah pemain dan ukuran lapangan berdapak signifikan pada pemain untuk benar-benar terlibat dalam pertandingan.
"Anak-anak menjadi lebih percaya diri dan meningkatan keterampilan teknis mereka,"
Format kompetisi baru ini menurut pihak KNVB sesuai dengan pilar strategis mereka yakni, 'Lebih banyak pesepak bola' dan 'Membawa Sepak Bola ke level tertinggi'
Apa yang dilakukan KNVB ini memang membuahkan hasil, setidaknya hal itu bisa dilihat dari komposisi pemain Timnas Indonesia yang mayoritas diisi pemain keturunan binaan format kompetisi pemain muda di Belanda.
Berita Terkait
-
Kejar Waktu, Mees Hilgers & Eliano Bakal Jalani Sumpah WNI di Belanda
-
Media Vietnam Yakin Indonesia Mampu Lewati Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Siapa Nuroji? Eks Wartawan Sebut Pemain Timnas Indonesia Bukan 'Akamsi' di Rapat DPR Naturalisasi Mees Hilgers
-
Salfok Mees Hilgers 'Fotocopy' Wajah Sang Kakek, Mantan Pemain Bola Juga?
-
4 Pemain Bisa Tergeser Jika Jairo Riedewald Gabung Indonesia, Siapa Saja?
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Lolos ke Final Piala FA, Manchester City Tunggu Pemenangan antara Chelsea vs Leeds United
-
Kalahkan Getafe, Barcelona Kini Unggul 11 Poin dari Real Madrid
-
Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026
-
Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit