Suara.com - Kompetisi sepak bola kasta teratas Indonesia, BRI Liga 1 2024/2025 kembali jadi sorotan. Hal itu menyusul kondisi markas sementara Semen Padang.
Semen Padang memilih Stadion Utama Sumbar untuk menjamu Barito Putera dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2024/2025, Rabu (18/9/2024) sore WIB.
Tim yang baru promosi dari Liga 2 itu memilih Stadion Utama Sumbar sebagai markas sementara lantaran Stadion Haji Agus Salim tengah direnovasi.
Keputusan menggunakan Stadion Utama Sumbar pun menuai sorotan dari kalangan fans. Pasalnya, kondisi venue dianggap tidak layak.
Menyitat Antara pada Juni 2024, stadion tersebut belum rampung. Bahkan, hanya satu tribun yang terlihat terawat sementara sisanya terlihat terbengkalai.
Warganet pun berkelakar bahwa stadion tersebut tak ubahnya bangunan klasik Italia seperti colosseum. Ada juga yang menilainya mirip coffee shop bergaya proyek mangkrak.
Menariknya, jelang kick-off pada 15.30 WIB, akun Instagram Sport Indosiar mengunggah video yang memperlihatkan adanya ular di lapangan stadion tersebut.
Meski video itu kini sudah dihapus, unggahan ulang yang dilakukan warganet telah menyebar di media sosial lain termasuk X.
Keputusan Semen Padang memilih Stadion Utama Sumbar pun menimbulkan pertanyaan dikalangan fans terkait bisa-bisanya venue tersebut lolos verifikasi PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator.
Baca Juga: Rafael Struick Dikritik, Faktanya Peringkat Liga Australia Jauh Lebih Tinggi dari BRI Liga 1
LIB sendiri telah menyampaikan klarifikasi melalui laman resminya pada Rabu (18/9/2024). Mereka menyebut, Semen Padang hanya akan menggunakan Stadion Utama Sumbar dalam satu pertandingan saja.
"Operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru resmi memberi lampu hijau pada Semen Padang FC, atas penggunaan Stadion Utama Sumbar menjamu PS Barito Putera, Rabu (18/9), pada pekan ke-5 BRI Liga 1 2024/25."
"Adapun persetujuan dari LIB tersebut terungkap Circular Penyesuaian Venue yang diterbitkan pada 11 September 2024 lalu. Sehari sebelumnya tim LIB juga telah melakukan rangkaian inspeksi stadion yang terletak di Kabupaten Padang Pariaman ini."
"Adapun pertandingan di pekan kelima ini akan berlangsung tetap tanpa penonton mulai pukul 15:30 WIB. Diketahui, Semen Padang saat ini masih menjalani hukuman Komdis PSSI menggelar 3 laga kandang tanpa penonton imbas dari insiden laga final Pegadaian Liga 2 musim lalu."
"Sebelumnya pada musim ini tim berjuluk Kabau Sirah telah menggelar dua laga kandang di Stadion STIK, Jakarta, melawan Borneo FC Samarinda dan PSS Sleman. Dan Stadion Utama Sumbar akan digunakan Semen Padang hanya sekali untuk menjamu Barito Putera."
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pratama Arhan Jawab Rumor Pulang Kampung Susul Shayne Pattynama ke Super League
-
Nonton di HP! Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Korea Selatan, Kick-off 19.00 WIB
-
Jadwal Lengkap Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia Ditantang Korea Selatan
-
Shayne Pattynama Hengkang ke Persija, Sandy Walsh Dipastikan Bertahan di Buriram United
-
Shayne Pattynama Hingga Top Skor Liga India Gabung Persija, Pimpinan The Jakmania Belum Puas
-
John Herdman Ogah Asal Comot Asisten Pelatih Lokal, Ini Alasannya
-
Emil Audero Memang Sengaja Ditinggal Bus, Ini Kronologinya
-
Bisikan Bojan Hodak buat Layvin Kurzawa dan Dion Markx, Singgung Soal Jaminan Starting XI
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
Shayne Pattynama Merasa Mudah Adaptasi di Persija Karena Hal Ini