Suara.com - Liga 2 2024/2025 baru berjalan tiga pekan namun sudah memanas di mana setidaknya telah terjadi empat kasus pemulukan terhadap wasit. Hal itu terungkap dalam hasil disidangkan Komdis PSSI.
Liga 2 musim ini baru dimulai 7 September 2024, dibuka oleh laga Persibo Bojonegoro vs Gresik United, di mana Persibo menang 2-1.
Kericuhan terjadi di pekan pertama saat RANS Nusantara FC melawan Persipura.
Insiden itu berujung dua kartu merah dan dua insiden pemukulan, salah satunya melibatkan eks striker andalan Timnas Indonesia, Boaz Solossa.
4 Kasus Pemukulan dalam 3 Pekan Liga 2
Komdis PSSI mencatat dua pemukulan dalam laga RANS Nusantara FC vs Persipura.
Boaz Solossa didakwa memukul steward tanpa terdeteksi perangkat pertandingan, sementara Gunansar Mandowen dihukum dua laga dan didenda Rp5 juta atas pemukulan yang berujung kartu merah.
Insiden pemukulan lain terjadi di laga Persipa Pati vs Nusantara United, di mana ofisial Persipa, Agung Prasetyo, didakwa memukul pelatih kiper lawan.
Selain Agung, beberapa orang yang belum bisa teridentifikasi juga melakukan penyerangan kepada pelatih kiper Persipati Pati.
Baca Juga: Sepak Bola PON 2024 Kacau, PSSI Terjunkan Kelompok 'Sangar' Ini di Semifinal dan Final
Sanksi Komdis PSSI usai Pekan Ketiga Liga 2 2024/2025
1. Gunansar Papua Mandowen (Pemain Tim Persipura)
- Tanggal Kejadian: 07 September 2024
- Jenis Pelanggaran: melakukan pemukulan kepada pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; Denda: Rp.5.000.000,-
2. Boaz Salossa (Pemain Tim Persipura)
- Tanggal Kejadian: 07 September 2024
- Jenis Pelanggaran: melakukan pemukulan kepada steward serta luput dari perhatian perangkat pertandingan
- Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; Denda: Rp.5.000.000,-
3. Agung Prasetyo (Ofisial Tim Persipa)
- Tanggal Kejadian: 14 September 2024
- Jenis Pelanggaran: melakukan tindakan tidak sportif memukul Pelatih Kiper Tim Nusantara United FC di area tepi lapangan permainan
- Hukuman: sanksi larangan mendampingi Tim Persipa sebanyak 6 pertandingan sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat.
4. Persipa Pati
- Tanggal Kejadian: 14 September 2024
- Jenis Pelanggaran: gagal memberikan keamanan dan kenyamanan terhadap tim tamu yaitu terjadi penyerangan oleh beberapa orang yang tidak diketahui identitasnya kepada Pelatih Kiper Tim Nusantara United FC di area lorong menuju locker room
- Hukuman: sanksi dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak 1 pertandingan saat menjadi tuan rumah, sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat; denda Rp10.000.000,-
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
BRI Super League: Ini Hasil Laga Sengit PSIM Yogyakarta vs Persijap Jepara
-
Salah Stadion! Niat Nonton Barcelona Lawan Newcastle, Fans Blaugrana Tersesat Sejauh 589 Km
-
Semangat Miliano Jonathans! Terancam Absen hingga Pertengahan Musim Depan
-
Bangga Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Siap Kerja Keras
-
Pemain Keturunan Indonesia Cuma Bisa Melongo Lihat Bayern Munich Pesta 6 Gol ke Gawang Atalanta
-
3 Aspek yang Bikin Ezra Walian Layak Bela Timnas Indonesia
-
Hasil Simulasi: Ini Syarat Mutlak Persija Bisa Juara Super League Musim Ini
-
Jelang Bentrok Liga Champions, PSG Goda Bintang Chelsea Enzo Fernandez
-
Ditanya Apa Bertahan di Atletio Madrid Musim Depan, Julian Alvarez: Maybe Yes, Maybe No
-
Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia