Suara.com - Kiper andalan FC Dallas, Maarten Paes dikabarkan mengalami cedera. Meski demikian, situasi itu justru bisa menguntungkan Timnas Indonesia. Apa alasannya?
Maarten Paes menjadi satu dari tiga kiper yang dipanggil pelatih Shin Tae-yong untuk membela Timnas Indonesia, selain Ernando Ari dan Nadeo Argawinata.
Bek 26 tahun itu diperkirakan bakal jadi andalan Timnas Indonesia untuk dua laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Bahrain dan China pada 10 dan 15 Oktober mendatang.
Meski demikian, kondisi Maarten Paes kini menjadi tanda tanya. Hal itu setelah FC Dallas memastikan sang kiper mengalami cedera.
Maarten Paes diketahui absen saat FC Dallas menghadapi SJ Earthquakes dalam lanjutan Major League Soccer (MLS) 2024. Namanya bahkan tak ada dalam daftar cadangan.
FC Dallas mengonfirmasi mantan kiper FC Utrecht itu mengalami cedera pergelangan tangan ringan.
"Penjaga gawang Maarten Paes absen malam ini karena cedera pergelangan tangan ringan," tulis FC Dallas dalam keterangan resminya.
Situasi itu jelas jadi kabar buruk bagi Timnas Indonesia. Meski demikian, sejatinya ada keuntungan dari cedera Maarten Paes yang disebut ringan itu.
Pasalnya, andai tetap fit, FC Dallas berencana untuk terus memainkan Maarten Paes hingga 7 Oktober 2024 ketika mereka menghadapi Portland Timbers.
Baca Juga: Semakin Lengkap! Ini Daftar 16 Pemain Abroad Timnas Indonesia
"Beberapa jam setelah bermain di pertandingan tandang terakhir FC Dallas musim reguler melawan Portland Timbers, Maarten Paes akan terbang untuk bergabung dengan Timnas Indonesia untuk kedua kalinya sejak mendapatkan kewarganegaraan awal tahun ini," tulis FC Dallas dalam laman resminya.
Informasi itu diberikan FC Dallas sebelum Maarten Paes mengalami cedera pergelangan tangan ringan.
Alhasil, rencana FC Dallas untuk tetap memainkan Maarten Paes pada 7 Oktober kemungkinan besar gagal. Situasi itu membuat Maarten Paes bisa lebih dulu bergabung dengan skuad Timnas Indonesia.
Sebagai informasi, Timnas Indonesia dijadwalkan berkumpul di Jakarta pada 5 Oktober sebelum sehari kemudian bertolak ke Bahrain.
Sementara bagi para pemain abroad, mereka dipersilahkan untuk langsung bertolak dari klub masing-masing menuju Bahrain.
Hal itu seperti disampaikan Manajer Timnas Indonesia, Sumardji kepada awak media beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah