Suara.com - Bek FC Twente dan Timnas Indonesia, Mees Hilgers sudah ditunggu laga pada pada Oktober di mana dirinya berpotensi tampil dalam tujuh pertandingan. Jika tak hati-hati, bek 23 tahun ini bisa kena cedera karena kondisi fisik yang terkuras.
Mees Hilgers sebelumnya lebih banyak fokus di level klub karena panggilan yang dia tunggu-tunggu dari Timnas Belanda tak kunjung datang.
Kini, setelah memilih memperkuat Timnas Indonesia, Mees Hilgers harus menyesuaikan diri dalam membagi perna di klub dan tim nasional.
Mees, bersama Eliano Reijnders resmi menjadi dinaturalisasi setelah menjalani sumpah WNI pada Senin (30/9/2024) lalu.
Perpindahan federasi kedua pemain dari KNVB (Belanda) ke PSSI melalui FIFA juga belakangan telah rampung, sehingga Mees dan Eliano sudah memenuhi syarat membela Timnas Indonesia.
Situasi itu akan jadi tantangan tersendiri bagi Mees Hilgers. FC Twente diketahui tak hanya fokus di Eredivisie tetapi juga Liga Europa.
Jadwal Mees Hilgers kian padat pada Oktober mengingat Timnas Indonesia akan memainkan dua pertandingan penting.
Jadwal Padat Mees Hilgers
Mees Hilgers berpotensi menjalani setidaknya tujuh pertandingan pada Oktober 2024.
Baca Juga: Maarten Paes: Dulu Saya Bukan Siapa-siapa tapi Sekarang...
Dimulai dengan FC Twente melawan Fenerbahce pada 4 Oktober, diikuti laga tandang melawan Feyenoord pada 6 Oktober.
Setelah itu, ia membela Timnas Indonesia melawan Bahrain (10 Oktober) dan China (15 Oktober).
Kembali ke klub, Twente menghadapi RKC Waalwijk (20 Oktober), Lazio (25 Oktober), dan Heracles (27 Oktober).
Total, Mees berpotensi bermain dalam tujuh pertandingan. Andai pelatih Shin Tae-yong dan juru taktik FC Twente Joseph Oosting tak hati-hati memperlakukan sang pemain, Mees Hilgers bisa rawan mengalami cedera.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Heboh Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Akun Resmi Serie A Italia: Jay Idzes Aja Bangga!
-
Persiapan Singkat, Persib Bandung Waspadai Parkir Bus Madura United
-
Rekor Pribadi Jordi Amat Pecah di Persija, Musim Perdana Jadi yang Paling Produktif
-
5 Pemain yang Kariernya Melejit Usai Bela Timnas Indonesia
-
Dulu Mereka Bintang Timnas Indonesia Kini Terbuang ke Klub Kecil
-
PSSI Tantang John Herdman Buktikan Kualitas di FIFA Series 2026
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Laurin Ulrich Lebih Prioritaskan Jerman Ketimbang Timnas Indonesia
-
3 Pemain Timnas Indonesia Harus Naik Meja Operasi Akibat Cedera Parah
-
Pemain Keturunan Rp 347 Miliar Tolak Timnas Indonesia Kini Jadi Aset Emas di Liga Inggris