Suara.com - Pemain keturunan Pulau Haruku Maluku yang sudah dinaturalisasi Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, kembali mencuri perhatian di kancah sepak bola Belgia. Dalam laga kontra RFC Seraing, bek kiri KAS Eupen ini tampil solid dan turut andil dalam kemenangan timnya dengan skor 2-1.
Bertanding di Stade du Pairay, Seraing, pada Minggu dini hari WIB, Shayne Pattynama bermain selama 81 menit dan menunjukkan performa yang sangat memuaskan.
Tak hanya kokoh di lini belakang, pemain berusia 26 tahun ini juga aktif membantu serangan tim.
Statistik pertandingan mengungkap dominasi Shayne Pattynama di lapangan.
Tiga sapuan, satu intersep, dan dua tekel sukses ia catatkan untuk menghalau serangan lawan.
Selain itu, akurasi umpannya mencapai 94 persen dengan satu umpan kunci yang mengancam gawang lawan.
Kontribusi Shayne tak hanya terlihat dari sisi defensif.
Shayne Pattynama juga aktif membantu serangan dengan 65 kali sentuhan bola dan dua umpan panjang akurat.
Performa apiknya ini pun diakui oleh Sofascore yang memberinya rating 7,1.
Baca Juga: Susul Maarteen Paes, Kabar Buruk Pemain Keturunan Palu Cedera Jelang Timnas Indonesia vs Bahrain
Kemenangan atas Seraing membawa KAS Eupen tetap bersaing di papan tengah klasemen Liga 2 Belgia.
Sementara itu, Shayne kini tengah bersiap untuk membela Timnas Indonesia dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bahrain.
Pujian dan ekspektasi tinggi pun kini mengiringi langkah Shayne Pattynama.
Publik sepak bola Indonesia berharap pemain berdarah Maluku ini mampu membawa angin segar bagi skuad Garuda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan