Suara.com - Samuel Silalahi pemain Batak di Liga Norwegia terus tunjukkan perfomance apik bersama Strømsgodset. Samuel tercatat telah melakoni 14 pertandingan di Eliteserien-- kompetisi tertinggi di Norwegia.
Meski masih berusia masih sangat muda 19 tahun, Samuel mampu menembus tim utama Strømsgodset. Kepercayaan pelatih Strømsgodset, Jorgen Isnes dibayar tuntas oleh Samuel dengan perfomance apik.
Salah satu penampilan apik Samuel ialah saat laga Strømsgodset vs Brann pada 5 Agustus 2024. Meski hasil akhir Strømsgodset kalah 2-3, namun di laga ini Samuel sumbang satu assist.
Hebatnya lagi catatan asisst itu dicetak oleh Samuel saat ia masuk sebagai pemain pengganti. Gol kedua Strømsgodset yang dicetak di akhir babak kedua oleh Fredrik Ardraa berasal dari umpan cantik Samuel Silalahi.
Samuel yang mendapatkan bola di luar kotak penalti dalam posisi terkepung oleh dua pemain Brann. Ia tidak panik, melihat Ardraa dalam posisi tak terjaga, Samuel lepaskan umpan mendatar yang langsung dikonversi menjadi gol.
Mendapat umpan manis dari Samule, Ardraa pun melepaskan sepakan mendatar terukur yang tak bisa dihalau oleh kiper Brann.
Tak cukup disitu, Samuel di detik-detik akhir pertandingan sempat mendapat umpan emas. Ia melepaskan sepakan voli dari dalam kotak penalti, namun sayang tendangan roketnya masih melambung di atas mistar gawang.
Dari 9 pertandingan yang sudah ia lakoni di musim ini, Samuel sudah mencetak 3 gol. Bahkan pada laga Strømsgodset melawan SK Trygg/Lade pada 12 Agustus 2024, Samuel mencetak brace alias 2 gol.
Posisi Samuel sendiri ialah gelandang serang. Namun di sejumlah tim junior, pemain berusia 19 tahun itu sempat di-plot sebagai striker dan winger.
Baca Juga: Review Film Tulang Belulang Tulang, Menariknya Mangokal Holi dalam Tradisi Batak
Sebelumnya ia bermain di tim kedua Strømsgodset. Di tim kedua Strømsgodset, Samuel telah mencatat 34 pertandingan dan mencetak 5 gol.
Samuel Silalahi sebelumnya berstatus pemain akademi. Pada 22 Oktober 2023 lalu, Samuel sudah dimasukkan ke dalam tim utama Stromsgodset IF.
Berita Terkait
-
Review Film Tulang Belulang Tulang, Menariknya Mangokal Holi dalam Tradisi Batak
-
Review Film Catatan Harian Menantu Sinting, Lucu tapi Kurang Sinting
-
Siapa Kenji Vliegenthart? Bibit Pemain Keturunan Batak-Belanda, Jadi Penyerang dari 12 Tahun, Penerus Rafael Struick?
-
Ngeri Kali! Samuel Silalahi Tambah Gacor di Liga Norwegia: 9 Caps 3 Gol
-
Review Film Induk Gajah Season 2 yang Kocak, Emosional, dan Sarat Makna
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Petinggi Garudayaksa FC Resmi Ditunjuk sebagai Chairman Baru Oxford United
-
Maurizio Sarri Jelang Inter vs Lazio di Final Coppa Italia: Mentalitas Lebih Penting dari Taktik!
-
Kangkangi Lazio di Serie A Bukan Jaminan Inter Milan Juara Coppa Italia, Begini Kata Cristian Chivu
-
Rizky Ridho Akui Musim Ini Persija Jauh dari Harapan
-
Hansi Flick Terpaksa Biarkan Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina: Saya Nggak Suka!
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
Fabio Lefundes Simpan Rahasia Taktik Borneo FC dalam Persaingan Juara BRI Super League
-
Hansi Flick Buka Suara usai Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina
-
Iker Casillas Tolak Jose Mourinho Kembali Latih Real Madrid
-
Wayne Rooney Sebut Viktor Gyokeres Jadi Faktor Penting Arsenal dalam Perburuan Gelar Ganda