Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir akhirnya blak-blakan soal isu Kevin Diks masuk daftar pemain keturunan yang akan segera dinaturalisasi. Bakan belum lama ini Kevin Diks mengaku ingin ke Jakarta.
Hal itu dikatakan Erick Thohir dalam wawancara khusus di kanal Youtube Liputan6.
Rumor mengenai naturalisasi pemain keturunan Belanda - Ambon dengan marga Bakarbessy ini memang sudah berhembus sejak lama. Apalagi setelah adanya kabar bahwa Diks telah menjalin komunikasi dengan PSSI. Namun, hingga saat ini, keputusan final belum juga ia umumkan.
Media-media di Belanda dan Belgia pun turut menyoroti isu ini, meski tidak seintens media-media di Indonesia.
Belakangan, rumor tersebut kembali mencuat setelah seorang seniman Indonesia, Zulham Subari, membagikan tangkapan layar percakapannya dengan Diks di media sosial. Zulham, yang diketahui mengidolai Diks, mengirimkan pesan pribadi kepada sang pemain setelah menggambar wajahnya.
Tak disangka, Diks membalas pesan tersebut dengan ramah dan bahkan memuji bakat menggambar Zulham. Dalam percakapan singkat itu, Diks juga mengungkapkan harapannya untuk segera berkunjung ke Indonesia.
"Saya berharap bisa ke Jakarta segera. Jadi Anda tidak perlu mengirimnya," kata Diks.
Ungkapan keinginan Diks untuk datang ke Jakarta ini tentu saja semakin memicu spekulasi mengenai keputusannya untuk dinaturalisasi.
Hanya saja Erick Thohir tidak memberikan kepastikan apakah Kevin Diks masuk radar Timnas Indonesia atau tidak.
Baca Juga: Media Jepang Tiba-Tiba Waspadai Timnas Indonesia, Pengaruh Mees Hilgers?
"Ya Alhamdulillah kalau memang memasuk. Jangan Kevin Diks, yang lain juga masuk. Termasuk bagaimana liga di Indonesia harus juga melahirkan pemain," begitu kata Erick Thohir.
Lahir di Apeldoorn, Belanda pada 6 Oktober 1996, Diks mengawali karier sepak bolanya di akademi Vitesse.
Sejak usia dini, bakat alamiahnya dalam mengolah si kulit bundar sudah terlihat jelas.
Pada usia 9 tahun, ia bergabung dengan akademi Vitesse dan terus mengasah kemampuannya di sana.
Perjuangannya membuahkan hasil ketika ia berhasil menembus tim utama Vitesse pada tahun 2014.
Dengan penampilan yang konsisten dan impresif, Diks berhasil memikat perhatian sejumlah klub Eropa. Pada tahun 2016, ia memutuskan untuk merumput di Italia bersama Fiorentina.
Namun, kariernya di Italia tidak berjalan mulus. Diks lebih banyak dipinjamkan ke klub lain. Barulah saat bergabung dengan FC Copenhagen pada tahun 2021, kariernya kembali menanjak. Di klub asal Denmark ini, Diks menjelma menjadi bek kanan yang solid dan menjadi andalan tim.
Performa gemilangnya di level klub membuatnya semakin dekat dengan panggilan Timnas Indonesia. Kemampuannya dalam bertahan dan membangun serangan dari lini belakang sangat dibutuhkan oleh skuad Garuda.
Dengan potensi yang dimilikinya, Kevin Diks diyakini mampu memperkuat lini belakang Timnas Indonesia dan memberikan kontribusi signifikan untuk meraih prestasi di kancah sepak bola internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan
-
Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?
-
3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity
-
Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen