Profil singkat Sem Dekkers
Sem Dekkers, seorang pemain sepak bola berbakat, lahir di Heiloo, Belanda pada 28 Mei 2004. Kini, di usia 20 tahun, karier sepak bolanya semakin menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Perjalanan karier Sem Dekkers dimulai dari klub lokal HSV Heiloo sebelum bergabung dengan akademi sepak bola AZ Alkmaar pada Juli 2014.
Seiring berjalannya waktu, ia terus menapaki jenjang kariernya, hingga akhirnya dipromosikan ke tim U-17 dan kemudian U-21. Saat ini, Dekkers menjadi pemain reguler di kompetisi kasta kedua Liga Belanda, Eerste Divisie.
Meskipun tampil di liga yang tidak sepopuler Eredivisie, Dekkers tetap mendapat perhatian dari tim nasional Belanda kelompok umur.
Ia telah mencatatkan total tiga penampilan bersama tim U-15, enam kali membela U-18, dan sekali bermain untuk U-19. Hal ini menegaskan bahwa Dekkers adalah pemain berkualitas, yang tentu berpeluang menjadi bagian dari tim nasional Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Sebagai pemain keturunan Maluku, Dekkers memenuhi syarat untuk memperkuat Timnas Indonesia. Namun, posisinya sebagai bek kiri bisa menjadi tantangan tersendiri karena saat ini sektor tersebut sudah dihuni oleh beberapa nama besar.
Pemain seperti Calvin Verdonk, Shayne Pattynama, Pratama Arhan, hingga Nathan Tjoe-A-On sering diandalkan di posisi yang sama, meskipun Nathan kadang dimainkan sebagai gelandang bertahan.
Meski begitu, bukan berarti peluang Dekkers tertutup. Jika dirinya berminat dan diinginkan oleh pelatih Shin Tae-yong, tak menutup kemungkinan ia bisa bersaing untuk posisi bek kiri di Timnas Garuda.
Baca Juga: Kabar Bagus! Thom Haye Temukan Sentuhan Terbaiknya Jelang Timnas Indonesia Lawan Bahrain
Dengan pengalaman dan kualitas yang dimiliki, Sem Dekkers bisa menjadi tambahan berharga bagi lini pertahanan Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026