Suara.com - Pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Timnas Bahrain melawan Timnas Indonesia pada Kamis (10/10/2024) menjadi sorotan tajam.
Laga yang berakhir dengan skor imbang 2-2 ini diwarnai kontroversi keputusan wasit Ahmed Al Kaf, yang memperpanjang masa injury time melebihi waktu yang ditetapkan.
Keputusan tersebut dinilai merugikan Timnas Indonesia, membuat banyak pihak mempertanyakan profesionalitas wasit asal Oman tersebut, termasuk soal upah yang diterimanya.
Dalam laga tersebut, Timnas Indonesia berhasil mencetak dua gol melalui Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick. Sementara itu, Bahrain menyamakan kedudukan berkat dua gol dari Mohamed Marhoon, salah satunya lahir di penghujung laga yang dianggap kontroversial.
Pasalnya, Ahmed Al Kaf awalnya menetapkan tambahan waktu (injury time) +6 menit, namun pertandingan berlangsung hingga +9 menit. Keputusan ini memicu protes dari pihak Indonesia karena wasit dianggap tidak adil.
Perkiraan Upah Wasit Ahmed Al Kaf
Ahmed Abu Bakar Said Al Kaf, atau lebih dikenal dengan nama Ahmed Al Kaf, merupakan wasit berlisensi FIFA asal Oman yang telah memimpin berbagai pertandingan penting di Asia.
Selain laga-laga internasional, Al Kaf juga kerap memimpin pertandingan di kompetisi besar seperti Liga Champions Asia (AFC) hingga Piala Asia.
Namun, kontroversi yang muncul dalam laga Bahrain vs Indonesia mencoreng reputasinya di mata publik, terutama para pendukung Skuad Garuda.
Baca Juga: Karier Gemilang dari Vitesse hingga Copenhagen, Kevin Diks Keturunan Mana?
Sebagai seorang wasit berlisensi FIFA, peran Al Kaf di lapangan sangat krusial. Karena itulah, gaji seorang wasit sepak bola internasional sering kali dianggap fantastis, sebanding dengan tanggung jawab yang diemban.
Meskipun tidak ada informasi pasti mengenai jumlah gaji yang diterima Ahmed Al Kaf dalam setiap pertandingan, terutama di ajang kualifikasi Piala Dunia 2026, kita bisa mendapatkan gambaran dari data yang tersedia pada Piala Dunia 2022 di Qatar.
Menurut laporan dari Diario AS, wasit yang memimpin laga di Piala Dunia 2022 mendapat bayaran yang cukup besar.
Untuk satu pertandingan di babak penyisihan grup, seorang wasit utama menerima upah sebesar US$3.000 atau sekitar Rp46 juta.
Jumlah ini melonjak signifikan menjadi US$10.000 atau sekitar Rp155 juta pada babak 16 besar.
Merujuk hal itu, upah yang diterima Ahmed Al Kaf usai laga Bahrain vs Timnas Indonesia mungkin saja berkisar dari Rp46 juta hingga Rp155 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Welcome Back Elkan Baggott! Ini Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis
-
Hasil FIFA Series 2026: Bulgaria Mengamuk, Hajar Kepulauan Solomon Dua Digit Gol!
-
Ezra Walian Dicoret, Siapa Algojo Bola Mati Timnas Indonesia di FIFA Series 2026?
-
John Herdman Janjikan Timnas Indonesia Naik Level di FIFA Series 2026
-
Pernahkah Timnas Indonesia dan Saint Kitts and Nevis Berhadapan?
-
4 Pemain Andalan Timnas Indonesia yang Bisa Jadi Kunci Kemenangan atas Saint Kitts and Nevis
-
Siapa Pengganti Dean James di Laga Timnas Indonesia vs Kitts and Nevis?
-
Elkan Baggott Bikin Timnas Indonesia Tambah Opsi Senjata Mematikan, Apa Itu?
-
Persib Bandung Bakal Kecipratan Dana Miliaran Jika Timnas Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
1.300 Personel Gabungan Amankan FIFA Series 2026 di GBK