Suara.com - Federasi Sepak Bola Bahrain belum lama ini menegaskan bakal mengajukan permintaan untuk mengubah venue ketika melawan timnas Indonesia di leg kedua.
Sebagaimana diketahui, laga Bahrain vs timnas Indonesia berakhir dengan kontroversi karena keputusan wasit.
Laga itu berakhir imbang dengan skor 2-2. Namun, Bahrain dapat keuntungan karena wasit tidak mengakhiri laga walau menit sudah habis saat skuad Garuda unggul 2-1.
Pada akhirnya pemain Bahrain bisa mencetak gol. Skor 2-2 pun menjadi hasil akhir.
Akibatnya banyak netizen Indonesia menyerang pihak Bahrain hingga wasit. Mereka kini ketakutan dengan jadwal yang mengharuskan untuk tandang ke Indonesia.
FA Bahrain membuat pernyataan bahwa akan meminta ke FIFA dan AFC untuk memindahkan laga melawan timnas Indonesia di luar Indonesia.
"Sesuai dengan keinginan FA Bahrain untuk menjamin keselamatan anggotanya, terutama pemain timnas, FA Bahrain sedang dalam proses menghadapi FIFA dan AFC untuk memberitahukan mereka tentang perilaku yang tidak dapat diterima oleh FA Bahrain yang mengancam dengan kata-kata hinaan serta pencemaran nama baik," tulis laporan FA Bahrain.
"Bisa mempengaruhi keselamatan anggota timnas ketika mereka bertemu timnas Indonesia ketika bertandang ke Jakarta. FA Bahrain akan mengajukan permohonan untuk memindahan pertandingan dari Indonesia utuk menjaga keselamatan karena hal ini adalah prioritas utama, terutama karena FIFA dan AFC sangat memperhatikan keselamatan tim yang berpartisipasi dalam kompetisi mereka," imbuhnya.
Permintaan Bahrain tersebut direspons oleh media Irak via akun X @Iraqfootballpod. Media tersebut menertawakan apa yang dilakukan Bahrain.
Baca Juga: Bahrain Ketakutan! Minta Laga Lawan Timnas Indonesia Digelar di Luar Indonesia
"Lol," komentar singkatnya dengan emoji menangis terkejut.
Adapun rencana pertandingan timnas Indonesia vs Bahrain dijadwalkan pada 25 Maret 2025. Indonesia akan mendapatkan jatah sebagai tuan rumah.
Berita Terkait
-
Ogah ke GBK, Bahrain Sorot Kelakuan Negatif Suporter Timnas Indonesia
-
Analisis: Kekuatan Kiper Jepang Zion Suzuki, Sulit Cari Kelemahannya
-
Singgung Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Bikin Wartawan Cina Kicep
-
Pemain Bahrain Ketakutan ke GBK, Suporter Timnas Indonesia: Pengecut, Takut Sebelum Bertanding
-
Media Belanda Singgung Thom Haye: Mimpi Besar Indonesia Dapat Tiket Piala Dunia 2026 Jauh dari harapan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Tak Terbeban Nama Besar Ayah, Rafa Abdurrahman Fokus Buktikan Diri di Timnas Indonesia U-20
-
Dukungan untuk Iran di Piala Dunia 2026 Bikin Keisuke Honda Kehilangan Kontrak dari Perusahaan AS
-
Bek Persib Frans Putros Soroti Situasi Timur Tengah Jelang Play-off Piala Dunia 2026
-
Posisi Maarten Paes Aman di Bawah Pelatih Anyar Ajax Amsterdam?
-
Pernah Ditemui Indra Sjafri, Winger Keturunan Indonesia Teken Kontrak di FC Twente
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
-
Persib Puncaki Klasemen, Bojan Hodak Santai Hadapi Tekanan Borneo FC
-
Ole Romeny Bantah Isu Patah Kaki, Bisa Gabung ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli
-
Eks Asisten Shin Tae-yong Bongkar Alasan Elkan Baggott Sempat Hilang dari Timnas Indonesia