Suara.com - Gelandang bertahan yang saat ini bermain di Liga Belgia bersama Royal Antwerp, Jairo Riedewald digadang-gadang akan menyusul Kevin Diks menjadi bagian dari Timnas Indonesia.
Salah satu media kenamaan Belanda, Voetbal Primeur menyebutkan bahwa eks pemain Ajax itu akan menyusul Kevin Diks untuk dinaturalisasi oleh pihak PSSI.
Pada podcast Done Deal milik Voetbal Primeur disebutkan bahwa ada peluang sangat besar bagi Jairo untuk membela Timnas Indonesia.
Pemimpin redaksi Voetbal Primeur, Dennie van Laar mengungkapkan bahwa ia mendapat informasi saat ini Jairo sedang dalam proses naturalisasi.
"Saya mendapat kabar Jairo Riedewald yang bermain di Royal Antwerp sedang menjalani proses naturalisasi," ujar van Laar seperti dilansir Suara.com, Sabtu (19/10).
Pemain berusia 28 tahun ini mengawali karier sepak bola di akademi Haarlem pada 2008. Ia kemudian pindah ke akademi Ajax.
Jairo satu angkatan dengan Donny van de Beek dan Donyell Malen di akademi Ajax. Ia kemudian naik ke tim U-19 Ajax. Di tim ini Jairo tercatat satu angkatan dengan pemain Timnas Indonesia, Ezra Walian.
Singkat cerita, Jairo pada 2014 sukses menembus tim utama Ajax pada 2014. Di musim itu, Ajax diperkuat pemain seperti Siem de Jong, Daley Blind, Davy Klaassen, Christian Poulsen dan dilatih oleh Frank de Boer.
Di tim senior Ajax, Jairo memainkan 93 caps di semua kompetisi dan mencetak 3 gol serta 3 assist. Yang menjadi catatan untuk Jairo di kariernya ialah rekam jejak medis.
Baca Juga: Miliano Jonathans: Pintu Saya Terbuka untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia
Dari 2014/15 hingga di musim ini, Jairo cukup sering mengalami cedera. Cedera pertamanya didapat pada 19 Januari 2015.
Saat itu ia harus menepi selama 10 hari akibat cedera lutut. Khusus cedera lutut ini, Jairo cukup sering mengalaminya.
Dikutip dari data Transfermarkt, Jairo 4 kali mengalami cedera lutut yang membuat total absen selama 48 hari.
Terparah ia harus absen selama 24 hari akibat cedera lutut yang dialamia saat membela klub Liga Inggris, Crystal Palace.
Pelatih Palace saat ini, Roy Hodgson bahkan sampai geleng-geleng dengan cedera Jairo. Meski pada akhirnya eks pelatih Inggris itu memuji kemauan Jairo untuk bangkit.
"Jairo telah menjadi pemain profesional yang sempurna selama saya bersama Palace dan kariernya di sini membutuhkan fokus dan dorongan yang besar," kata Hodgson seperti dilansir dari Football London.
Berita Terkait
-
Miliano Jonathans: Pintu Saya Terbuka untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Media Vietnam: Desakan Pecat Shin Tae-yong Tragedi untuk Timnas Indonesia
-
Rafael Struick Debut di Brisbane Roar, Tapi Nasibnya Sial Banget
-
Timnas Indonesia Panggil Pemain Keturunan Jogja Bakal Dibawa ke Jepang
-
Calvin Verdonk Curhat Ulah Wasit saat Timnas Indonesia Lawan Bahrain
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Dituduh Diving, Kapten Leeds United Tampil Interview dengan Luka di Kepala
-
MU Berburu The Next Bruno Fernandes, Maxi Araujo Jadi Target Utama
-
Krisis Lini Tengah Manchester United, Ederson Menjadi Solusi Murah Usai Atletico Tikung Joao Gomes
-
Pep Guardiola Yakin Omar Marmoush Punya Peran Penting untuk Manchester City
-
Media Inggris Desak MU Segera Resmikan Michael Carrick Jadi Manajer Permanen
-
Arema FC Bidik Sapu Bersih Kemenangan di Dua Laga Terakhir BRI Super League 2025/2026
-
Grup Neraka Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Terjepit Antara Raksasa Jepang dan Ancaman Thailand
-
Kampanye Play for Peace Ubah Duel UKI vs UNJ Jadi Simbol Sportivitas
-
Siap Latih Timnas Italia, Claudio Ranieri: Ketika Negara Memanggil, Harus Bilang Ya
-
Messi Kapten, Lionel Scaloni Berani Buang Paulo Dybala Demi Darah Muda Serie A di Piala Dunia 2026