Suara.com - Timnas Indonesia U-17 meraih kemenangan besar 10-0 atas Kepulauan Mariana Utara U-17, meningkatkan peluang lolos ke fase gugur.
Laga Grup G Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 ini berlangsung Jumat, 25 Oktober 2024 di Abdullah Alkhalifa Stadium.
Timnas mendominasi sejak menit awal hingga gol terakhir di menit ke-90+2, tanpa perlawanan berarti dari lawan.
Kemenangan ini memberi Garuda Muda kepercayaan diri tinggi jelang duel penting melawan Australia U-17 di matchday 3. Berikut beberapa hal menarik dari kemenangan ini!
1. Sukses Melakukan Rotasi
Laga ini dimanfaatkan Timnas Indonesia U-17 untuk rotasi pemain. Coach Nova awalnya menyampaikan niat tersebut, dan hasilnya memuaskan.
Meski menurunkan susunan pemain berbeda, Garuda Muda tetap dominan dengan sepuluh gol tanpa balas.
Nova puas, meski mengakui masih ada peluang yang seharusnya bisa berbuah gol tambahan.
2. Lebih Berbahaya di Lini Serang, Tapi Masih Harus Improve
Baca Juga: Kabar Buruk! Kevin Diks Bingung Kapan Bisa Gabung dengan Timnas Indonesia: Saya Tak Tahu Kalau...
Nova Arianto menyebutkan bahwa masalah utama Timnas Indonesia U-17 adalah transisi dan ketergesa-gesaan saat merebut bola, serta finishing yang kurang efektif.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa ada aspek permainan yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi Australia U-17, terutama dalam penyelesaian akhir.
3. Kemenangan Telak untuk Skenario Buruk
Timnas Indonesia U-17 memanfaatkan peluang dengan mencetak 10 gol, yang dapat berguna dalam skenario terburuk.
Jika kalah dari Australia U-17 dan harus bersaing di klasemen peringkat ketiga terbaik, tabungan gol ini bisa menjadi penentu.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey