Suara.com - Jika Indonesia berhasil mengamankan tiket ke Piala Asia U-17 2025 usai bermain imbang atas Australia, Guam justru mengalami nasib berbeda.
Di grup G Kualifikasi Piala Asia U-17 2025, yang menjadi tim terlemah adalah Mariana Utara.
Tim ini dihancurkan Indonesia dengan skor 10-0. Tapi, jika kalian berpikir ini merupakan tim terburuk di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025, kalian salah!
Ya, Guam menjadi tim terburuk dalam sejarah Kualifikasi Piala Asia U-17 2025.
Dengan skor kekalahan 0-14, 0-18, dan terutama 0-33 (rekor sepanjang sejarah kualifikasi U-17 Asia), Guam U-17 menjadi tim yang mengalami babak kualifikasi terburuk sepanjang sejarah.
Mereka kebobolan total 65 gol dan tidak mencetak satu gol pun.
Bisa dibilang, Guam memiliki rata-rata 21,67 kebobolan per pertandingan.
Statistik di atas mencerminkan kesenjangan yang sangat besar antara Guam dengan tim sepak bola Asia pada umumnya.
Dapat dikatakan bahwa mereka mengalami kemunduran. Di babak kualifikasi 2 tahun lalu, Guam kebobolan total 28 gol dan mencetak 1 gol.
Baca Juga: Pertahanan Tangguh! Timnas Indonesia U-17 Tak Kebobolan Selama Kualifikasi Piala Asia U-17 2025
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum
-
Belanda Kena Getahnya, Teknik Stutter Penalti Mulai Kehilangan Efektivitas di Piala Dunia 2026?
-
Piala Dunia 2026 Patahkan Logika Statistik: Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
-
Hujan Lebat dan Badai Petir, Laga Timnas Meksiko vs Ekuador Ditunda
-
Haaland Kembali Jadi Pahlawan meski Norwegia Minim Peluang, Pelatih: Dia Finisher Terbaik di Dunia
-
Swedia Digilas Tiga Gol, Gary Neville Sebut Timnas Perancis Berada di Level yang Berbeda
-
Kylian Mbappe Soal Prancis Jumpa Paraguay di 16 Besar: Itu Nanti, Fokus Saya Mencari AC Sekarang!
-
Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Erling Haaland Buyarkan Mimpi Pantai Gading, Emerse Fae: Detail Kecil Jadi Pembeda di Piala Dunia
-
Gema "Cielito Lindo" di Mexico City! Ribuan Fans Padati Estadio Azteca, Jelang Meksiko vs Ekuador