Suara.com - Asnawi Mangkualam yang dicoret Shin Tae-yong dari timnas Indonesia justru bisa main penuh selama 90 menit bersama klubnya Port FC.
Shin Tae-yong telah mengumumkan 27 nama pemain yang dipanggil ke timnas Indonesia untuk putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Mengejutkannya dari daftar tersebut tidak ada nama Asnawi Mangkualam. Padahal bek kanan 24 tahun ini sebelumnya selalu menjadi andalan.
Usut punya usut, alasan juru taktik asal Korea Selatan ini mencoret Asnawi karena sang pemain mengalami cedera hamstring.
Akan tetapi, setelah dicoret kini pemain asal Makassar sudah sembuh. Terbaru Asnawi sudah mampu main 90 menit bersama Port FC dalam laga Piala AFC melawan Zheijang.
Dalam laga tersebut, Asnawi dipercaya oleh pelatih Port FC menjadi bek kanan. Ia berhasil main penuh dengan membantu klubnya menang dengan skor 2-1.
Walau sudah sembuh dari cederanya, bek kanan yang pernah berkarier di Korea Selatan ini tetap tidak dipanggil ke skuad Garuda.
Hal tersebut diungkapkan oleh Shin Tae-yong karena dirinya takut Asnawi terjadi masalah hamsting ketika membela skuad Garuda.
“Memang Asnawi terkena cedera hamstring dan memang sebelum mengeluarkan list para pemain siapa saja yang dipilih memang Asnawi memang menyatakan tidak masalah. Tapi namanya hamstring bisa dilihat seperti itu, bisa jadi masalah di tengah-tengah akhirnya tidak dipanggil,” tegas Shin Tae-yong.
Adapun timnas Indonesia akan menjamu Jepang lebih dulu pada 15 November 2024. Empat hari berselang skuad Garuda baru akan melawan Arab Saudi.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Sumringah Ayase Ueda Cedera: Bisa Jadi Keuntungan Buat Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia 'Baik Hati', Hajime Moriyasu Mengaku Diuntungkan
-
Mauro Zijlstra Kasih Kabar Buruk saat Lagi Urus Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Persiapan Ngeri Jepang, Miliki Semua Data Pemain Timnas Indonesia
-
Tua-tua Keladi, 4 Pemain Jepang Berbahaya Bisa Permalukan Timnas Indonesia di Depan Suporter Sendiri
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?