Suara.com - Eks pemain Timnas Indonesia U-23 yang baru saja diciduk polisi karena kasus narkoba, Syakir Sulaiman kini menjadi sorotan banyak orang. Hal ini pun sangat disayangkan kemunculannya membawa kabar buruk.
Syakir ditangkap karena diduga menjadi pengedar obat-obatan terlarang, Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto membeber, hasil pemeriksaan Syakir Sulaiman, yang bersangkutan mengaku sudah mengedarkan obat terlarang selama dua tahun.
"Baik menjual secara eceran ataupun per dus. Jadi dia ini bandar, bukan lagi pengedar biasa," kata AKP Tono, Rabu (6/11/2024).
Ia mulai mengedarkan obat terlarang setelah mengalami cedera panjang yang membuatnya tak punya lagi penghasilan tetap.
Lalu seperti apa sosok Syakir Sulaiman yang dikenal masyarakat sebagai mantan pemain Timnas yang berbakat itu?
Syakir tercatat merupakan pemain profesional hingga akhir 2019. Hanya saja, ketika pandemi Covid-19 pada 2020, Syakir tak memiliki klub lagi. Pada 2019, Syakir Sulaiman membela Aceh United.
Syakir Sulaiman membela PSSB Bireun selama semusim. Hingga akhirnya ia berpindah-pindah klub mulai Persiraja Banda Aceh, Persiba Balikpapan, Sriwijaya FC, Bali United, dan terakhir di Aceh United.
Sayang karier Syakir yang berposisi sebagai gelandang serang memang tak selalu cerah dan mentok di Timnas Indonesia U-23 pada Asian Games 2014.
Salah satu prestasi terbaiknya adalah terpilih sebagai pemain muda terbaik Liga Super Indonesia 2013. Ketika itu, ia mencetak sembilan gol dari 28 pertandingan.
Baca Juga: Rekor! Spanyol Sita 13 Ton Kokain dalam Kargo Pisang dari Ekuador
Setelah tak punya klub, Syakir sebenarnya masih aktif bermain bola. Ia bahkan pernah main di sejumlah turnamen antar kampung (tarkam) sepak bola di daerahnya.
Di media sosial, Syakir memiliki akun Instagram @syakirsulaiman92 dan memiliki lebih dari 9 ribu pengikut. Namun, ia jarang mengunggah aktivitasnya. Terakhir ia memposting foto pernikahannya pada Februari 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard