Jelang laga ini, Timnas Indonesia dan Jepang sama-sama memanggil total 27 pemain yang akan diandalkan guna bertarung di GBK.
Hanya saja, Jepang punya skuad yang lebih mewah dengan total Market Value sebesar 289,3 juta euro (Rp4,8 triliun), unggul 10 kali lipat dari Indonesia dengan 27,48 juta euro (Rp46,8 miliar).
Market Value yang dimiliki Jepang tak lepas dari banyaknya bintang di skuadnya. Total ada 22 pemain yang berkiprah di Eropa bersama klub ternama, seperti Liverpool, Celtic, dan AS Monaco.
Sementara dari kubu Indonesia, hanya ada 16 pemain yang berkarir di luar negeri dan ada yang bermain di klub-klub kasta kedua maupun di klub Asia.
Jomplangnya kualitas pemain Indonesia dan Jepang juga terlihat dari pemain termahalnya. Dari skuad Garuda, pemain termahal adalah Mees Hilgers dengan 10 juta euro (Rp168 miliar).
Sementara dari kubu Jepang, Takefusa kubo menjadi pemain termahal dengan 50 juta euro (Rp840 miliar). Bahkan harga Mees Hilgers itu menjadi harga tertinggi ke-11 di skuad Samura Biru saat ini.
Head to Head
Dalam sejarahnya, Timnas Indonesia dan Jepang pernah bertemu sebanyak 16 kali, yang diawali pada pertengahan tahun 1954 dan pertemuan terakhir terjadi pada awal tahun 2024.
Dari 16 pertemuan itu, Indonesia hanya mampu meraih 5 kemenangan, 2 kali hasil imbang, dan menelan 9 kekalahan dari Jepang.
Baca Juga: Dear Shin Tae-yong! Kevin Diks Lebih Senang Dimainkan sebagai Pemain...
Kemenangan terbesar Indonesia dan kekalahan terbesar Jepang dari skuad Garuda terjadi pada tahun 1958 di Turnamen Merdeka, di mana tim Merah Putih menang 7-0 atas Samurai Biru.
Sementara kemenangan terbesar Jepang yang jadi kekalahan terbesar Indonesia dari Samurai Biru terjadi pada tahun 1976 saat Samurai Biru menang 6-0 di Turnamen Merdeka.
Dengan perbedaan kualitas yang jomplang itu, Jepang pun mampu unggul di ranking FIFA ketimbang Timnas Indonesia.
Saat ini, Jepang menjadi tim Asia dengan peringkat tertinggi di ranking FIFA, yakni berada di peringkat ke-15 dunia.
Sementara itu, Indonesia berada di peringkat ke-130 dunia, alias terpaut 115 peringkat dari Kaoru Mitoma dkk.
Perbedaan ranking ini tak lepas dari kiprah Jepang yang mampu menunjukkan progress apik di tim nasionalnya.
Sementara Indonesia sempat mengalami kemunduran usai masuk 100 besar ranking FIFA di awal tahun 2000 an, yang dimulai pada 2006 dan berlanjut hingga 2016 akibat adanya dualisme dan sanksi FIFA.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026
-
Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan
-
Pelatih Irak Kelakar Sulit Hentikan Mbappe: Saya Sudah Minta Main dengan Tiga Kiper
-
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di Stadion Los Angeles Usai Laga
-
Francisco Conceicao: Kami Bukan Pelayan Cristiano Ronaldo!
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
-
Resmi! Persija Jakarta Kerja Sama dengan Adidas untuk Arungi Musim 2026/2027