Bola / Bola Indonesia
Senin, 11 November 2024 | 17:18 WIB
Joel Chima Fujita, pemain keturunan Nigeria milik Timnas Jepang. [Dok. Instagram/@joel_fujita0216]

Suara.com - Timnas Jepang kena nasib sial sebelum menginjakkan kaki di Stadion Gelora Bung Karno melawan Timnas Indonesia. Skuad Samurai Biru yang ditukangi Hajime Moriyasu sempat mengalami insiden tak terduga saat dalam perjalanan menuju Indonesia.

Pesawat yang membawa timnas Jepang terpaksa kembali ke bandara asal akibat masalah teknis yang muncul saat lepas landas.

Kejadian ini tentu saja menghambat perjalanan tim dan berpotensi memengaruhi persiapan mereka jelang laga melawan Indonesia.

Menurut laporan Nikkan Sports, media olahraga terkemuka di Jepang, insiden ini terjadi pada Minggu (10/11/2024).

Pesawat yang membawa Moriyasu dan para pemainnya terpaksa putar balik dan kembali ke Bandara Haneda.

Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini dan tim akhirnya dapat melanjutkan perjalanan menuju Jakarta dengan pesawat pengganti.

Kendati demikian, insiden ini tentu saja menjadi pukulan bagi timnas Jepang.

Selain menguras waktu dan tenaga, insiden ini juga menimbulkan kecemasan di kalangan pemain dan staf pelatih.

Pasalnya, masalah teknis pada pesawat dapat berdampak serius pada keselamatan penumpang.

Baca Juga: Gegara Pajak Avtur, Harga Tiket Pesawat ke Luar Negeri Lebih Murah Ketimbang Domestik

Sebagai informasi, Timnas Jepang dijadwalkan akan berhadapan dengan Timnas Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pertandingan ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat (15/11/2024).

Rencana perjalanan yang molor akibat insiden pesawat ini tentu saja berpotensi mengganggu persiapan tim Samurai Biru.

Pertanyaannya kini, apakah insiden ini akan memengaruhi performa timnas Jepang saat menghadapi Indonesia? Kita tunggu saja jawabannya di lapangan.

Skuad Samurai Biru dijadwalkan menginjakkan kaki di tanah air empat hari sebelum bentrok sengit melawan Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Waktu yang relatif singkat ini akan dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh Jepang untuk beradaptasi dengan iklim tropis Indonesia serta menyempurnakan taktik guna menghadapi perlawanan sengit dari tuan rumah.

Load More