Suara.com - Timnas Indonesia akan menghadapi Jepang pada lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sesuai jadwal, kedua tim bakal bentrok di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Jumat (15/11/2024) malam.
Jelang duel ini, Timnas Indonesia dan Jepang berada dalam situasi yang berbeda. Kubu tuan rumah berada di peringkat kelima grup C, sedangkan tim tamu berada di posisi puncak klasemen.
Pasukan Samurai Biru punya skuad yang lebih mewah dengan total Market Value sebesar 289,3 juta euro (Rp4,8 triliun), unggul 10 kali lipat dari Indonesia dengan 27,48 juta euro (Rp46,8 miliar).
Market Value yang dimiliki Jepang tak lepas dari banyaknya bintang di skuadnya. Total ada 22 pemain yang berkiprah di Eropa bersama klub ternama, seperti Liverpool, Celtic, dan AS Monaco.
Namun, Timnas Indonesia punya pengalaman manis saat membantai Jepang 7-0, 17 Agustus 1968.
Dalam laga itu, striker Persija Jakarta, Sucipto Suntoro tampil gemilang dengan mencetak hattrick alias tiga gol. Tambahan lima gol lain dicetak Jacob Sihasale (2 gol), Surya Lesmana dan Abdul Kadir.
Sucipto Suntoro merupakan salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki Timnas Indonesia.
Dia total mencetak 57 gol selama berseragam tim Merah Putih dalam rentang waktu 1965-1970.
Baca Juga: Kevin Diks Dikonfirmasi Tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Shin Tae-yong Beri Kepastian
Bahkan klub raksasa Jerman, Werder Bremen sempat berminat berminat memboyong Sucipto.
Namun, suhu politik waktu itu Indonesia lebih condong ke timur membuat Suntoro enggan ke Jerman. Sucipto Suntoro meninggal dunia pada tahun 1994.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana