Suara.com - Timnas Indonesia akan kembali menjajal kekuatan Jepang dalam laga kelima Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Jumat (15/11/2024) malam WIB.
Ini merupakan kali kedua sepanjang 2024 skuad Garuda menghadapi tim raksasa Asia yang bertengger di peringkat 15 Ranking FIFA itu.
Terakhir kali Timnas Indonesia menghadapi Jepang adalah di Grup D Piala Asia 2023 pada Januari 2024 lalu.
Hasilnya, Timnas Indonesia tumbang dengan skor 1-3. Gol-gol Samurai Biru dicetak Ayase Ueda (dua gol) dan bunuh diri Justin Hubner.
Sementara Timnas Indonesia mencetak gol hiburan di menit-menit akhir melalui Sandy Walsh.
Saat itu, Timnas Indonesia belum memiliki komposisi pemain seperti sekarang. Tercatat cuma lima pemain keturunan yang turun sebagai starter.
Mereka adalah trio bek Justin Hubner, Jordi Amat dan Sandy Walsh, serta gelandang Ivar Jenner dan Rafael Struick untuk lini depan.
Sisanya, tim asuhan Shin Tae-yong mengandalkan Ernando Ari di pos penjaga gawang serta Pratama Arhan di pos wingback kiri dan Rizky Ridho sebagai salah satu dari trio bek tengah.
Di lini tengah, Timnas Indonesia mempercayakan Marselino Ferdinan bertandem bersama Jenner. Sementara dua pos sayap diisi Yakob Sayuri dan Egy Maulana Vikri.
Baca Juga: Kaoru Mitoma: Pemain ke-12 Timnas Indonesia Akan Buat Jepang Kerepotan
Timnas Indonesia Sudah Berubah
Kini, jelang laga kedua dalam periode satu tahun, Timnas Indonesia sudah banyak mengalami peningkatan.
Hal itu berkat hadirnya beberapa pemain keturunan baru seperti ermasuk Maarten Paes, Calvin Verdonk, Jay Idzes, Thom Haye, Nathan Tjoe A-On, Eliano Reijnders, Mees Hilgers, dan Kevin Diks.
Situasi itu membuat Timnas Indonesia di atas kertas bisa bermain lebih baik dari laga sebelumnya.
Kehadiran para pemain keturunan anyar ini bahkan menjadi sorotan pelatih Jepang Hajime Moriyasu.
Laman resmi Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) juga turut membahas beberapa pemain keturunan Indonesia yang dirasa bakal menyulitkan Samurai Biru.
Melihat peningkatan level yang dialami Timnas Indonesia, dengan bukti mampu menahan imbang Arab Saudi dan Australia, bukan tak mungkin Garuda juga bisa memberi perlawanan sengit terhadap Jepang.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Jepang, Kevin Diks 'The Man Power' di Belakang dan Strategi Bertahan STY
-
Netizen RI Ngamuk! Media Malaysia Diduga Ledek Mees Hilgers Minta Maaf Tak Bisa Bela Timnas Indonesia vs Jepang
-
2 Tembok Kokoh Timnas Jepang yang Wajib Diwaspadai Striker Timnas Indonesia
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren
-
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya